Pedagang CD di Kawasan Jodoh Meresahkan Warga

Share:

BATAM, SuaraKepri.com – Puluhan stand pedagang CD dikawasan Jodoh, samping Hotel Kenanga Inn Kecamatan Batuampar semakin meresahkan. Pasalnya suara musik yang dihidupkan terlalu keras dan saling beradu sehingga mengganggu ketentraman warga sekitar.

Tidak hanya itu, keberadaan stand para pedagang tersebut juga sangat mengganggu pengguna jalan. Stand yang di pakai untuk berjualan sudah memakai badan jalan, sehingga membuat jalan semakin sempit.

Salah seorang warga sebut saja Dewi, mengaku ia telah menyurati pihak RT dan RW serta Lurah, atas keberadaan para pedagang tersebut. Namun tidak ada tanggapan dari RT, RW maupun Lurah, “saya sudah melaporkan hingga menyurati RT, RW dan Lurah. Tapi sampai saat ini tak ada jawaban, sehingga membuat pedagang CD itu tetap berjualan,” ujarnya kesal.

Melalui media ini, Dewi juga meminta kepada Wali Kota Batam, Drs. Ahmad Dahlan, agar menginstruksikan anggotanya untuk memantau para pedagang VCD yang meresahkan warga serta berjualan di badan jalan yang mengakibatkan lalu lintas terganggu.

Dewi juga menambahkan, November lalu Wakil Wali Kota Batam, Rudi, sempat melakukan sidak di daerah pasar jodoh. Sidak yang digelar itu dalam rangka persiapan penertiban pasar sempena penilaian tim adipura.

“Beberapa waktu lalu Wakil Wali Kota, Pak Rudi sudah keliling disini, tapi itu siang hari, pedagang CD belum jualan,” tambahnya.

Dewi bersama warga sekitar, meminta kepada pihak instansi pemerintahan untuk menindaklanjuti ulah para pedagang tersebut. “Jika pihak instansi pemerintahan tidak menanggapi laporan kami, kami bersama warga akan melakukan aksi demo ke kantor Wali Kota Batam,” ujarnya bersama warga. (Indralis)

Pedagang CD di Kawasan Jodoh Meresahkan Warga | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya