Pembuangan Alat Peraga Caleg Ke TPA, Dinilai Berlebihan

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Penertiban alat peraga Calon Legislatif (Caleg) yang menyalahi aturan dan membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada hari Senin (3/2/2014), dinilai berlebihan. Seharusnya alat peraga caleg atau partai tersebut dapat dititipkan dan diminta pihak pemilik untuk mengambilnya kembali. Sebab alat peraga seperti baliho, spanduk, banner hingga umbul-umbul itu dibuat dengan menggunakan biaya.

Hal ini diutarakan oleh Muhammad Arief, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang ketika menghubungi SuaraKepri.com melalui pesan singkatnya. “Saya mendukung penertiban yg dilakukan tim gabungan Satpol PPBaca » Satpol PP Kembali Tertibkan PKL Liar., Panwaslu KPUD TanjungpinangBaca » KPUD Tanjungpinang Umumkan 30 Caleg Yang Dipastikan Duduk. dan lainnya. Tetapi saya juga memohon penertiban tersebut harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku, serta azas keadilan bagi semua caleg partai,” ujar Arief yang juga Caleg dari PKSBaca » Presiden PKS Intruksikan Jangan Ciptakan Permusuhan. tersebut.

Dan yang lebih terpenting lagi, Arief meminta setelah atribut caleg dan partai dilepaskan jangan dibuang ke TPA. “Kan TPA itu tempat sampahBaca » Menjelang Penilaian Akhir Adipura, Sampah Banyak Menumpuk di Sudut Kota ., sebaiknya diamankan disuatu tempat saja sambil disurati caleg atau partainya serta dipanggil kembali ketua partai untuk dikonsolidasikan segara tentang pemasangan atribut,” pintanya.

Area yg disepakati untuk pemasangan atribut caleg dan parpol, usul Arief supaya lebih tertib maka KPUBaca » Bawaslu Berharap KPU Tegas Terhadap Bakal Calon Bermasalah., Panwaslu dan partai menyediakan suatu tempat di Dapil masing-masing yang semua alat peraga caleg dan partai dipasang bersama-sama supaya lebih tertib dan menarik juga.

“Iya tegas boleh tegas, tapi janganlah di TPA, bukankah partai itu alat demokrasi yang diakui dan butuh biaya membuatnya,” ucapnya.

Bagi Arief ini sebagai solusi yang ia sampaikan, supaya tidak terjadi ketegangan kedepannya. Arief sendiri mengaku bahwa dirinya tidak ikut-ikutan dalam pemasangan alat peraga caleg dimana tidak diperbolehkan. “Saya tak ikut nempel-nempel seperti itu, tapi kalau atribut partai dibuang ke TPA, saya protes juga. Ini sebagai bentuk solidaritas kami,” ungkapnya. (Akok)

Pembuangan Alat Peraga Caleg Ke TPA, Dinilai Berlebihan | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose