Pemko Batam Tidak Terima Pegawai

Share:

Ahmad Dahlan

Ahmad Dahlan

BATAM, SuaraKepri.com – Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau tidak menerima Pegawai Negeri Sipil pada 2013 karena Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara menolak formasi PNS yang diajukan Pemko.

“Batam tidak disetujui. PNS Batam dianggap memadai,” kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Rabu.

Ia mengatakan bisa memahami keputusan Pemerintah Pusat, karena saat ini jumlah PNS Batam sudah lebih dari 5.000 orang.

Selain itu, menurut Wali Kota, terlalu banyak PNS juga tidak baik, karena secara pribadi ia tidak ingin belanja pegawai lebih tinggi dari belanja pembangunan dalam APBD.

“Kalau terlalu banyak PNS, nanti belanja rutin bisa lebih besar dibanding belanja langsung, saya tidak mau itu,” kata dia.

Memang, kata dia, sebenarnya Pemko membutuhkan tambahan PNS untuk tenaga teknis, terutama guru. Namun, kekurangan itu masih bisa diantisipasi dengan mengoptimalkan tenaga yang ada.

“Bisa memanfaatkan tenaga yang ada di komite sekolah. Tidak mesti PNS, bisa juga tambah shift,” kata dia.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Batam Firman mengatakan bahwa kota itu membutuhkan 500 orang guru dan tenaga medis untuk ditempatkan di berbagai sekolah dan puskesmas di wilayah tersebut.

Bila permintaan penambahan PNS baru itu tidak dipenuhi pemerintah pusat, kata dia, Pemko Batam terpaksa memaksimalkan tenaga yang sudah ada.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan bahwa kota itu kekurangan banyak tenaga pendidik, terutama untuk ditempatkan di sekolah-sekolah pesisir.

“Di SMP Pulau Karas saja, hanya ada empat guru, padahal harusnya minimal 12 guru,” kata dia.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pulau Karas hanya satu dari belasan sekolah di pesisir. Akibat kekurangan tenaga pendidik, kata dia, Dinas Pendidikan mempekerjakan guru SD untuk SMP. Bahkan, ada yang mengajar dua pelajaran sekaligus.

Pemko Batam Tidak Terima Pegawai | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya