Pemko Tanjungpinang Beri Pemahaman Metode Pemilihan Yang Benar

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Usaha pemerintah daerah dalam mensukseskan PemiluBaca » MK Kabulkan Pemilu Serentak 2019. legislatif 2014 yang akan berlangsung kurang dari sebulan ini semakin giat dilaksanakan. Target Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam Pemilu kali ini adalah meminimalisir persentase golput dan surat suara yang invalid/tidak sah.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Kesatuan Bangsa, PolitikBaca » Mungkinkah Demokrat Akan Oposisi? Ini Kata SBY., dan Pemberdayaan Masyarakat (Kesbangpol Penmas) menggelar sosialisasi pendidikan dalam rangka peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan Pemilu di 18 kelurahan se-Kota Tanjungpinang. Acara dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang H. Lis DarmansyahBaca » Senyum Kebanggaan Petugas Kebersihan Dan Warga Menyambut Adipura., SH, Selasa (11/3), di aula Kantor Kelurahan Bukit Cermin.

Kegiatan yang diikuti oleh 60 orang perkelurahan tersebut terdiri dari RT, RW serta tokoh masyarakat di kelurahan masing-masing. Penting bagi para tokoh masyarakat beserta RT/RW untuk melakukan pendekatan di masyarakat, dengan dibantu oleh para lurah dan camat tentunya.

Wali KotaBaca » Wali Kota Lantik 53 Dewan Hakim MTQ XI Kota Tanjungpinang. Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH menjelaskan terlebih dari itu, sasaran utama pendekatan harus dilakukan di kalangan masyarakat pesisir serta masyarakat yang tinggal di pelosok dan dilakukan dalam bahasa yang dimengerti oleh kalangan masyarakat. “Bahasa sederhana, bukan dengan bahasa elit politik,” ujar Lis.

Yang harus menjadi perhatian bagi Lis adalah masyarakat kecil yang sehari-harinya berprofesi sebagai buruh, tukang ojek, pedagang di pasar, dan lain sebagainy. “Mereka masih sangat awam dalam hal pencoblosan. Merekalah yang seharusnya dididik dan diberi pemahaman,” katanya.

Bagaimana tidak, lanjut Lis bila mengacu pada pelaksanaan pemilu di tahun-tahun sebelumnya, justru karena masalah sepelelah yang membuat perolehan suara menjadi tidak maksimal. “Banyak surat suara yang invalid atau tidak sah karena ketidaktahuan pemilih dalam mencoblos surat suara,” tegasnya.

Selain itu, harus dijelaskan pula bagaimana prosedur bagi pemilih yang buta huruf atau sakit parah sehingga tidak memungkinkan pemilih untuk mendatangi TPS. “Sehingga semua warga Negara benar-benar mempergunakan hak suaranya,” paparnya.

Penting memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa 1 suara saja dapat menentukan arah jalannya pemerintahan di kota ini. “Satu suara masyarakat sangat berarti menentukan hasil pemilu 2014Baca » Tim Gabungan Buang Alat Peraga Caleg Ke TPA. nanti,” ungkapnya.

Pelaksanaan sosialisasi ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 11 hingga 26 Maret 2014 dengan lokasi berbeda di setiap kelurahan, diawali di Kelurahan Bukit Cermin dan akan berakhir di Kelurahan Pinang Kencana. Adapun narasumber yang dihadirkan berasal dari KPUBaca » KPU Segera Umumkan DPS Secara Online., Panwaslu, dan Badan Kesbangpol Penmas Kota Tanjungpinang.

Pemko Tanjungpinang Beri Pemahaman Metode Pemilihan Yang Benar | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose