Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Hukum Adat Melayu

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Pada saat terjadinya demo mahasiswaBaca » Mahasiswa Tuntut Sani Mundur Sebagai Gubernur Kepri. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UmrahBaca » Posisi Rektor Umrah Terus Digoyang.) di kantor DPRD KepriBaca » Agus Dan Isdianto Akan Dipanggil Panlih DPRD Kepri., Dompak pada hari Selasa (25/3), di dalam gedung DPRDBaca » Dewan Sahkan APBD 2016 Rp 3.056 Triliun. KepriBaca » KPK Terima 766 Aduan dari Kepri. sendiri sedang berlangsung rapat paripurna pembahasan beberapa rancangan peraturan daerah (Ranperda). Rapat paripurna ini membahas Ranperda HukumBaca » Perda Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Kurang Mampu Mulai Disosialisasikan. Adat dan Lembaga Adat MelayuBaca » Pulau Penyengat Dideklarasikan Menjadi Warisan Dunia. yang selama ini dirancang oleh Pemprov KepriBaca » Sani Hadiri Pelantikan Dan Pengukuhan Pedagang Kaki lima Provinsi Kepri. menjadi Perda.

Rapat ini dihadiri langsung oleh Gubernur KepriBaca » Sani Rencanakan Peresmian Monumen Tulisan Melayu Saat HPN Nanti., HM SaniBaca » Sani Kunjungi Karimun Dan Kundur. serta dipimpin oleh Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi, LAMBaca » Syahrul Kalah Lawan Raja Hafiz Pemilihan Ketua LAM. se-Kepri dan 23 anggota DPRD Kepri.

Gubernur Kepri, HM Sani menganggap bahwa Perda LAM ini sangatlah penting mempertahankan dan melestari kebudayaan melayu yang saat ini mulai luntur di masyarakat. “Perda hukum adat dan LAM ini kita harap tidak berbenturan langsung dengan perundang-undangan serta peraturan pemerintah yang ada saat ini,” ujar Sani dalam pidatonya.

Dengan banyaknya pengaruh pihak luar terhadap kebudayaan asli daerah Kepri, Sani merasa harus ada strategis khusus untuk melestarikan kebudayaan melayu. “Untuk itu kita mengajukan Ranperda ini dikaji dan dibahas oleh DPRD Kepri agar dapat disahkan menjadi Perda Provinsi KepriBaca » Gubernur Minta Kadin Proaktif Bantu Bidang Kelautan.,” pintanya. Selain itu Ranperda hukum adat dan LAM ini diharapkan dapat memagari kebudayaan melayu dari kebudayaan asing yang bertentangan dengan kearifan lokal.

Seusai memberi pidato sambutannya, Sani langsung menyerahkan draf Ranperda hukum adat dan LAM kepada ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi secara simbolis.

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Hukum Adat Melayu | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose