Pengumuman Hasil Seleksi Tenaga Guru Menengah Atas Ada Nama Ganda

Share:

Tanjungpinang – Dari pengumuman hasil seleksi dan verifikasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan (TPK) non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau lebih dikenal tenaga honor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri tahun 2017 ada beberapa nama yang keluar secara ganda. Bahkan satu orang peserta, namanya keluar sampai ganda tiga kali.

Seperti Nomor Urut 258 dan 384, atas nama yang sama yakni Safriana memiliki data serupa seperti kelahiran Pecong, 19 Januari 1991, tenaga pendidik S1 Bahasa Indonesia dan mengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Batam.

Begitu juga yang bernama Hengki Mahendra, SPd, kelahiran Kota Baru, 21 Mei 1990, S1 Tenaga Pendidik Teknik Otomotif, SMKN 3 Batam berada Nomor Urut hingga tiga kali ganda yakni 525,527 dan 534.

Bahkan kegandaan nama yang sama ini terjadi hingga delapan kali dan yang seharusnya diterima sebanyak 2500 orang se-Provinsi Kepri seleksi dan verifikasi PTK non ASN ini. Sehingga yang tidak lulus dan resah adanya hal ini, mereka takut tidak boleh mengajar lagi dan beraktifitas sebagai guru.

“Berdasarkan informasi yang diterima sebanyak 2500 orang untuk tahun ini. Seharusnya nama yang ganda itu bisa diberikan kepada tak lulus sehingga tidak merasakan dirugikan. Kami pun aneh kok bisa terjadi ganda seperti ini,” ujar Dedi salah tenaga PTK honorer sekolah yang tidak lulus.

Ia berharap dari Disdik Kepri memberikan solusi dan jalan keluar bagi yang tidak lulus. Sehingga mereka tetap boleh mengajar dan mendapatkan perhatian serupa dari pemerintah.

“Yang lulus itu pun pasti berbahagia karena gaji hingga isentifnya akan dibayar melalui Pemprov Kepri,” ungkapnya.
[su_document url=”http://suarakepri.com/wp-content/uploads/2017/04/pengumuman-seleksi-honorer.pdf”]

Pengumuman Hasil Seleksi Tenaga Guru Menengah Atas Ada Nama Ganda | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya