Perayaan Bersama Imlek 2565 di Tanjungpinang Semarak

Share:

Ketua Walubi, Hengky Suryawan. |SuaraKepri.com

Ketua Walubi, Hengky Suryawan. |SuaraKepri.com

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Perayaan malam Tahun Baru Imlek 2565/2013 bersama di Kota Tanjungpinang, pada malam Kamis, (29/01) berjalan semarak. Ribuan masyarakat terutama warga Tiong Hua di Jalan Merdeka turut turun menyaksikan acara ini.

Malam perayaan Tahun Baru Imlek bersama yang digagas oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Kepri, Paguyubuan Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Bintan-Tanjungpinang, dan paguyuban Tiong Hua lainnya menampilkan berbagai hiburan. Atraksi-atraksi seperti barongsai, liong, sulap dan pentas musik yang menampilkan penyanyi-penyanyi dari Jakarta dan Singapura memuaskan dahaga warga akan hiburan.

Pesta malam tahun baru ditutup dengan pesta kembang api yang membuat angkasa Tanjungpinang penuh warna. Tampak hadir dalam acara malam peryaan Imlek di antaranya Gubernur Kepri HM Sani, Sekda Kepri Robert Iwan Loriux, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Bupati Bintan Ansar Ahmad, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri maupun Tanjungpinang, sejumlah anggota DPRD Kepri dan DPRD Tanjungpinang, serta para tokoh masyarakat Tionghoa dan tokoh masyarakat Tanjungpinang lainnya.

Ketua Walubi Kepri, Hengky Suryawan mengaku sangat bangga dapat menggelar acara yang sudah berlangsung sejak sebelas tahun terakhir ini. Dan ke depan akan terus dilakukan dengan meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Dukungan dari pemerintah sangat diharapkan, serta ke depannya agar mendapatkan restu sehingga kegiatan ini akan terus berjalan semarak. Semoga dengan acara ini dapat meningkatkan ajang silaturahmi antar sesama,” kata Hengky.

Pada perayaan Imlek tahun 2014 ini, panitia mengundang seluruh lapisan masyarakat. Hal itu terlihat dari yang hadir malam ini juga dari berbagai golongan dan etnis. Tidak ada perbedaan. Itulah ciri khas Tanjungpinang yang selalu mengutamakan kebersamaan.

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH mengatakan meski Tanjungpinang merupakan daerah asli melayu, kerukunan dan kebersamaan selalu tercipta ditengah masyarakat.

“Saat ini perayaan tahun baru Imlek merupakan hari besar di Indonesia dan kepercayaan Tiong Hua sudah diakui keberadaannya di Indonesia,” ujarnya dalam pidato sambutannya.

Perayaan Imlek tiap tahun selalu dibanjiri oleh lapisan masyarakat dari berbagai golongan tanpa memandang perbedaan. Begitu juga pada perayaan agama lain warga Tionghoa saling mengunjungi dan itulah ciri khas Tanjungpinang yang mengedepankan kebersamaan dan kerukunan.

Pada kesempatan ini, Lis tidak lupa mengucapkan selamat kepada warga Tiong Hua yang saat ini sedang merayakan tahun baru Imlek ke 2565. (Akok)

Perayaan Bersama Imlek 2565 di Tanjungpinang Semarak | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya