Perempuan India Jadi Ibu Tertua di Dunia

    0
    610
    Rajo Devi Lohan (kanan) memeluk anak perempuannya, Naveen | dailymail.co.uk
    Rajo Devi Lohan (kanan) memeluk anak perempuannya, Naveen | dailymail.co.uk
    Rajo Devi Lohan (kanan) memeluk anak perempuannya, Naveen | dailymail.co.uk

    Wanita India, Rajo Devi Lohan, sempat menjadi berita utama di seluruh dunia setelah menjadi ibu tertua pertama sejagat. Namun, para kritikus mengatakan dia telah mempertaruhkan kesehatannya dengan melahirkan di usia tua dan menyayangkan hal itu.

    Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (19/7), Rajo melahirkan melalui program IVF yang terbilang kontroversial saat usianya 69 tahun. Dia hampir meninggal karena komplikasi usai melahirkan anaknya, Naveen. IVF adalah proses reproduksi dengan bantuan teknologi yang melibatkan pembuahan sel telur di luar tubuh manusia.

    Namun, lima tahun setelah dia melahirkan, wanita 74 tahun itu menyatakan kelahiran Naveen justru membuat dia kuat dan membantu hidupnya bertahan lebih lama.

    Meski kesehatannya mulai memburuk, Rajo percaya keinginannya untuk melihat anaknya itu menikah telah memberikan dia kekuatan untuk terus berjuang hidup demi melihat hari spesial itu.

    Rajo tinggal di sebuah desa terpencil di Kota Hisar, Negara Bagian Haryana, bersama dengan Naveen, suaminya Ballo, dan istri muda suaminya, Umi.

    “satu-satunya alasan saya masih hidup terlepas dari penyakit saya adalah Naveen. Dia adalah hadiah dari Tuhan buat saya, dan sampai dia menikah saya tidak boleh meninggal,” ujar Rajo. “Saya akan menikahkan dia saat umurnya 15 tahun, tapi sampai itu saya tidak boleh meninggal.”

    Di saat hari kelahiran Naveen, banyak orang mempertanyakan apakah secara moral tepat bagi seorang pensiunan memiliki anak lantaran proses itu sangat merugikan kesehatannya. Keraguan mereka seakan benar ketika Rajo jatuh sakit, bahkan hampir sekarat, akibat komplikasi terkait perawatannya dengan menggunakan IVF.

    Rajo mengatakan ketika Naveen lahir, dokter meminta dirinya untuk istirahat penuh. Tetapi dia tidak mendengarkan saran itu. Dia menjelaskan karena itulah kenapa kesehatannya menjadi buruk.

    “Saya tidak beristirahat dan itulah kenapa saya tidak bisa menahan diri bahkan bekerja setelah melahirkan. Bagi saya bekerja adalah sesuatu yang akan saya lakukan sepanjang hidup saya,” ucap Rajo.

    Meskipun memasuki usia senja, Rajo tidak khawatir akan masa depan Naveen ketika dia meninggal nanti. “Naveen tidak perlu khawatir akan masa depannya. Dia memiliki ibu lain, Umi, paman, kerabat dan bapaknya yang akan merawat dia,” kata Rajo.

    Naveen kini mulai masuk sekolah di sebuah sekolah dasar di desa setempat. Dia bangga kepada ibunya, meskipun ibunya itu sudah tua.

    “Saya sangat mencintai ibu saya. Saya juga mencintai ayah saya. Tetapi saya sangat mencintai ibu lebih dari dia,” ucap Naveen.

    [mdk]

    BAGIKAN

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan tinggalkan komentar anda!
    Please enter your name here