PERSEDIAN BAHAN KEBUTUHAN POKOK DAN GAS 3 KILOGRAM TERJAMIN

0
2

Tanjungpinang, SuaraKepri – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. Riono yang juga merangkap selaku Ketua TPID Kota Tanjungpinang memastikan bahwa persediaan bahan kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang dalam menghadapi puasa Ramadhan 1439 H tahun ini, berada dalam kondisi aman.

Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap terjadinya kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

Hal itu disampaikan Drs. Riono usai memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang, di kantor Walikota Tanjungpinang Rabu 16 Mei 2018.

“Di gudang Bulog Sub Divre Tanjungpinang saat ini masih terdapat persediaan beras sebanyak 1000 ton, minyak goreng 3.700 liter, dan gula pasir sekitar 1,8 ton. Jumlah ini belum termasuk dari persediaan yang telah disalurkan ke 30 rumah pangan kita (RPK) dan persediaan yang dimiliki oleh para distributor. Artinya persediaan bahan kebutuhan pokok menyambut Ramadhan, Idul Fitri, hingga beberapa bulan ke depan masih terjamin,” ujar Riono.

Disamping menjamin persediaan bahan kebutuhan pokok, program budidaya cabai dan tanaman hortikultura yang dilaksanakan pemerintah Kota Tanjungpinang sejak beberapa tahun terakhir memperlihatkan hasil.

Kelompok-kelompok tani binaan pemerintah Kota Tanjungpinang yang berada di kelurahan Dompak, kelurahan Batu IX, Kampung Bugis, dan Pinang Kencana secara keseluruhan saat ini telah melaksanakan panen dan memasok 3,5 ton cabai merah ke pasar Tanjungpinang pada bulan Mei ini.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Muhammad Syukri menambahkan, selain cabai merah kelompok tani di beberapa kelurahan tersebut dalam minggu ini juga melakukan panen kangkung, sawi, bayam, dan terong ke pasar Tanjungpinang dengan tingkat produksi sekitar 2,5 ton.

Jika kondisi ini terus bertahan, pada akhir Mei ini kelompok tani tersebut akan melakukan panen kangkung, sawi, bayam, dan terong sekitar 50 ton.

Tidak hanya itu, pemerintah Kota Tanjungpinang juga melakukan koordinasi secara intensif kepada Pertamina untuk menjamin ketersediaan BBM dan gas 3 kilogram.

Sebab selain bahan kebutuhan pokok, ketersediaan BBM dan gas 3 kilogram juga menjadi faktor yang ikut mempengaruhi tingkat inflasi di daerah.

Dan berdasarkan koordinasi tersebut, diketahui bahwa persediaan BBM premium dan gas 3 kilogram juga terjamin. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, realisasi pendistribusian gas 3 kilogram tahun 2018 di Kota Tanjungpinang berada di atas realisasi distribusi gas 3 kilogram tahun 2017.

“Kita harap dan minta masyarakat untuk tidak khawatir, hingga sampai harus membeli kebutuhan pokok di luar kebutuhan. Persediaan bahan kebutuhan pokok, sayur, bumbu dapur, dan gas 3 kilogram dipastikan aman,” ungkap Riono.*** (Diskominfo)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here