Pesona Taman Tanjung Buton di Bulan Ramadhan

Share:

Daek – Taman Tanjung Buton (TB), begitulah masyarakat Daek, Kabupaten LinggaBaca » Awe-Nizar Expose Pencapaian Kerja 100 Hari Jilid I. menyebutnya. Selama bulan RamadhanBaca » PLN Ingkari Janji, Saat Tadarus Lampu Mati. 1438 Hijriah atau 2017 Masehi, Taman Tanjung Buton menjadi tujuan masyarakat Daek untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasaBaca » Hindari Minuman Dingin Saat Berbuka Puasa..

Ada yang berbeda dari Taman Tanjung Buton ini dengan taman-taman lainnya yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Taman Tanjung Buton ini berhadapan langsung dengan lautan dan tersaji indah dengan pesona pergunungan yang tampak menghiasi taman tersebut.

Desiran ombak dan tiupan angin yang sejuk, seakan mengundang mereka untuk datang. Keberadaan para PedagangBaca » Zondervan : Pembenahan Selalu Kita Lakukan Demi Kenyamanan Pedagang. Kaki Lima (PKL) yang berjejer rapi menjadi pelengkap Taman Tanjung Buton.

Bermacam makanan dan minuman yang disajikan penjual bisa menjadi menu pembuka puasa bagi para pengunjung. Kepadatan pengunjung akan tampak pada saat weekend atau hari libur, karena sebagian besar para masyarakat Daek yang berkunjung adalah pegawai yang bekerja di Pemerintahan Kabupaten Lingga.

Tua, muda, sampai anak-anak tumpah ruah di jalan kota Daek mereka berkeliling kota bersama keluarga hingga mereka di TB ini.

Bukan hanya itu saja disamping jalan-jalan kota Daek, kita juga bisa melihat sejejer kulinerBaca » 20 Owner Usaha Kuliner Lingga Bentuk Persatuan. khas nusantara dan kuliner khas Bunda Tanah Melayu.

Inilah pemandang sunset di sore hari menjelang Magrib, waktu berbuka puasa.

Pemandangan setahun sekali ini, hanya bisa dilihat di bulan Ramadhan. Antrian warga yang sedang membeli kue-kue juga, menjadi pemandangan yang khas yang bisa dilihat hanya di bulan penuh rahmat ini di TB.

“Kalau masalah kue atau menu untuk berbuka puasa, saya ada tempat khusus berbelanja TB. Selain ada menu favorit keluarga berbuka puasa dan sering ngobrol dengan penjualnya sambil bersantai di TB,” ujar Santi salah satu pengunjung TB diwawancarai, pada hari Minggu (11/6).

Begitulah TB menjadi pusat tradisi ngabuburit selama bulan Ramadhan, selain hari biasa.

“Kalau sudah jam segini, saya paling suka jalan-jalan keliling ibukota, Daek bersama teman. Apalagi menjelang berbuka puasa, biasanya saya suka duduk di bangku yang arahnya menghadap matahari biar bisa selfi ria,” tambah Essy, ESSY salah satu pengunjung TB lainnya.

TB yang juga menjadi icon Daek, ibukota Kabupaten Lingga, kehadiran pemandangan sunset dibalik pergunungan Daek dan lainnya menjelang berbuka menambahkan pesona tersendiri.

Masyarakat pun berharap, TB bisa menjadi wisata religi setiap tahunnya di Bulan suci Ramadhan. Dan dengan lebih dikembangkan lagi oleh penerintah, bisa menjadi wisata alam bagi pengunjung lokal maupun pendatang.(Rian)

Pesona Taman Tanjung Buton di Bulan Ramadhan | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose