Polda Kepri: Ormas Dilarang Gelar Sweeping

Share:

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono.

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono.

BATAM, SuaraKepri.com – Jajaran Polda Kepri menegaskan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk tidak melakukan sweeping ke tempat hiburan malam dan lokasi-lokasi yang diduga merupakan tempat perjudian. Bila didapati masih tetap melakukan sweeping maka akan ditindak tegas.

“LSM dan Ormas dilarang melakukan sweeping. Kami tidak akan segan menindak tegas,” kata Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, Rabu (24/7/2013).

Untuk menciptakan suasana kondusif, kata Hartono sebanyak 3 regu yang satu regunya sebanyak 104 orang melakukan Operasi Cipta Kondisi sejak Selasa malam (23/07/2013 terdiri dari Polda Kepri dan Polresta Barelang, di bawah pimpinan Kobes Pol. Cahyono.

“Operasi dipusatkan di Pasar Aviari, Nagoya dan sekitarnya. Dari banyak informasi yang masuk, di lokasi-lokasi ini sering dijadikan tempat perjudian dan sebagainya,” jelasnya.

Namun dari informasi tersebut Polisi yang dibantu oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam tidak membuahkan hasil sesuai laporan masyarakat yang diterima. Pada saat mendengar iring-iringan polisi pemain judi, PSK dan tempat hiburan ngacir bertaburan.

Bahkan, oknum Dinas Pariwisata yang mengetahui adanya tempat huiburan malam tidak mematuhi perda jam buka tutup saat bulan puasa, malah dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan penindakan.

“Yah, namanya juga operasi gabungan, semua itu serba kemungkinan bocor,” kilah Hartono.

Polda Kepri: Ormas Dilarang Gelar Sweeping | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya