Raja Diduga Sembunyikan Barang Sewaan Panwaslu

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Raja Herdiansyah diduga menguntungkan diri sendiri dengan menyewakan barang milik pribadi untuk digunakan sebagai peralatan Lembaga Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang. Setelah ia tidak bertugas lagi sebagai Kepala Sekretariat Panwaslu Kota Tanjungpinang, Raja Herdiansyah mulai menarik barang dan perlengkapan kantor Panwaslu belum lama ini.

Barang-barang berupa alat tulis kantor seperti meja, kursi, komputer, hingga AC serta peralatan lainnya juga diangkut Herdiansyah pada hari Rabu, 1 Januari 2014 yang lalu.

Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Muslim, SH mengatakan dana Rp 1,2 miliar merupakan dana alokasi operasional dan sewa-menyewa barang yang merupakan Alat Tulis Kantor (ATK) yang dilaksanakan Sekretaris Panwas Kota Tanjungpinang sejak Mei hingga akhir Desember 2013. “Tidak pernah ada surat perjanjian sewa menyewa barang maupun berita acaranya dibuat bersangkutan,” ujarnya kepada SuaraKepri.com pada hari Selasa (7/9).

Saat barang masuk ke kantor Panwaslu yang berada di Jalan Ir Sutami sempat dicek asal usul barang tersebut. “Ternyata barang-barang itu dari Toko Takasinaya di batu 7 dan ketika kami tanya ke Sekretariat Panwas saat itu, surat sewa-menyewa barang tidak ada,” katanya.

Sebaliknya, pengakuan Muslim, saat itu Herdiansyah mulai tersinggung dan malah merajuk dengan alasan kinerjanya diintervensi. “Sampai akhirnya dia minta pindah tugas sebagai kepala Sekretariat Panwaslu,” kata Muslim lagi.

Sementara itu, menurut anggota Panwas lainnya, antara lain Aswin dan Baharuddin membenarkan keberadaan dan sewa menyewa barang itu juga pernah ditanyakan dengan toko perabot Takasinaya,dan oleh pengelola toko mengatakan tidak melakukan sewa menyewa barang. “Namun menjual dengan sistim tunai maupun kredit,” ujar Baharuddin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh Panwaslu Kota Tanjungpinang, Raja Herdiansyah saat ini diduga menyembunyikan barang-barang tersebut kepada pihak ke tiga, berinisial LP, di daerah Taman Bahagia.

“Setelah ia angkut, kami peroleh informasi bahwa barang-barang itu disembunyikan kepada pihak ketiga. Karena saat kami datangi rumahnya, barang itu tidak ada disana,” pengakuan aswin selaku anggota komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang lainnya.

Raja Diduga Sembunyikan Barang Sewaan Panwaslu | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya