Rumah terbakar, 4 bocah tewas di Pekanbaru

Share:
Nelson Simarmata (35) dan Boru Rajagukguk (35) terus saja menangis sambil menatap jasad empat orang buah hatinya yang sudah terbungkus kain ulos, Senin (22/7) siang. Pasangan suami istriBaca » 3 Perasaan Suami Yang Tak Terungkap. ini harus kehilangan empat buah hati mereka secara tragis karena ikut terpanggang pada peristiwa kebakaran yang melanda rumah mereka, Senin (22/7), sekitar pukul 02.30 WIB.

Keempat korbanBaca » Kapolsek : Saat Mijit, Korban Kejang-kejang. itu adalah Dame Winda Sari Simarmata (7), Arnoldus Adi Saputra Simarmata (5), Grexon Fernando Simarmata (3) dan Frederikus Ferianto Solooh Simarmata yang masih berusia 1 tahun 6 bulan. Jasad empat kakak beradik itu ditemukan dalam kondisi hangus dan berjejer menuju pintu rumah. Diduga empat kakak beradik itu berupaya keluar dari rumah namun gagal karena pintu dikunci dari luar.

Dari empat bersaudara yang tewasBaca » Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas. terpanggang itu, satu orang cewek dan tiga orang laki-laki. Akibat peristiwa ini Nelson Simarmata dan Boru Rajaguguk terlihat syok dan terus saja memegang jasad keempat anaknya.

Saat kebakaran terjadi, empat kakak beradik itu tengah tertidur lelap di rumahnya yang terletak di simpang tiga, SMA, Belilas, Kecamatan Seberida. Sedangkan kedua orangtuanya, Nelson Simarmata dan Boru Rajagukguk pergi berjualan ke pasar sejak pukul 02.00 Wib.

Saat meninggalkan empat buah hatinya itu, Nelson dan Boru Rajaguguk memilih mengunci pintu rumah dari luar. Hal itu sudah biasa dan hampir setiap hari dilakukan oleh pasangan suami istri yang setiap hari harus meninggalkan rumah sejak pukul 02.00 dini hari untuk berjualan sayur tersebut.

Tidak ada yang mengetahui secara persis kapan peristiwa kebakaran itu terjadi. Selain waktunya dini hari, lokasi rumah Nelson Simarmata juga jauh dari rumah tetangga lain. Bahkan tetangga yang tinggal paling dekat dengan rumahnya Nelson baru mengetahui peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 04.00 Wib.

“Saya sekitar jam 04.00 dibangunkan tetangga sambil mengatakan ada kebakaran. Saya sempat pergi melihat kesana tetapi api sudah membakar seisi rumah dan tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkap tetangga korban, Nuriana. Rumah Nuriana merupakan yang paling dekat dengan rumah korban. Ditambahkannya, tiga unit mobil pemadaman kebakaran dari Pemkab Inhu baru tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 05.30 Wib.

Kapolsek Seberida, Kompol Yakop Silo didampingi Kanit Reskrim Iptu Elfis Remon mengatakan peristiwa kebakaran tragis itu baru diketahui sekitar pukul 04.00 Wib ketika polisiBaca » Kapolsek : Saat Mijit, Korban Kejang-kejang. menerima laporan dari salah seorang warga. “Saat anggota polisi tiba dilokasi, seluruh bagian rumah sudah terbakarBaca » Alami Korsleting Listrik, Motor Mio Terbakar di Depan Pengadilan Negeri. sehingga tidak banyak yang dapat dilakukan bersama warga, apalagi sumber air disekitar TKP sangat sulit,” ucapnya.

Setelah dimintai informasi kepada sejumlah warga diketahui rumah yang terbakar tersebut merupakan rumah milik Nelson Simarmata. Kemudian warga memberitahukan Nelson dan istrinya yang tengah berada di Pasar Belilas berjualan sayur.

Ketika memperoleh kabar tersebut, Nelson dan Boru Raja Guguk langsung pulang ke rumah. Begitu mengetahui keempat buah hatinya masih berada di dalam rumah dan ikut terpanggang, keduanya langsung pingsan.

Setelah api dipastikan padam, polisi kemudian mengevakuasi empat korban kakak beradik yang sudah hangus terbakar, bahkan sebagian anggota tubuhnya sudah tidak utuh lagi. Polisi kemudian membawa jasad korban ke RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan visum. Keempat korban akan di kebumikan pada Senin (22/7) di RT 01, RW 01 Pangkalan Kasai.

Rumah terbakar, 4 bocah tewas di Pekanbaru | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose