Saat Kerja, Anak Kandung Berhubungan Badan Dengan Bapak Tiri

Share:

TANJUNGPINANG, suarakepri.com – Seorang ibu kandung, hanya bisa mengelus dada ketika memikirkan ulah Wm suaminya dan anakBaca » Warga Temukan Anak Terlantar Dan Menangis di Jembatan Sani. perempuannya. Tak disangka suami dan putrinya itu diam-diam menjalin kisah asmara dan bahkan sudah sampai melakukan hubungan selayaknya suami-istri.

Banyak waktu dihabiskan Pt untuk memikirkan naib malang yang menimpa dirinya ini. WanitaBaca » Seorang Wanita Ditemukan Tidak Bernyawa di Kamar Kost Jalan Bintan. itu selalu berusaha menghibur dirinya sendiri. Namun, dia tak sanggup. Ulah suami dan putrinya tersebut selalu menghantui pikirannya dan membuatnya stres berat.

“Setiap saat saya selalu memikirkan apa yang mereka buat terhadap saya. Saya coba kuat, tapi tak sangup. Rasa sakit hati atas perilaku mereka membuat saya stres. Kalau saya pikirkan terus, lama-lama saya bisa mati,” ungkap Pt saat ditemui Tribun, beberapa hari lalu di rumah keluarganya di sekitar Batu 12 Tanjungpinang.

Pt mengaku sudah hidup bersama Wm suaminya itu selama 2 tahun tahun. Wm adalah suaminya yang ke-3 setelah dia gagal membina hubungan rumah tangga dengan suami pertamanya di tempat asalnya, Jawa Tengah dan suami ke-2 di Tanjungpinang.

Dari suami pertamanya, Pt melahirkan beberapa orang anak. Sementara dari suami ke-2, dia dikaruniai seorang anak perempuan yang berusia sekitar 5 tahun. Seorang anak perempuan yang berusia sekitar 15 tahun yang dilahirkannya dari suami pertama, kemudian datang ke Tanjungpinang dan tinggal bersamanya.

Kehadiran anak perempuannya yang sudah beranjak remaja ini awalnya diterima baik oleh Wm. Suaminya itu memberikan kasih sayang yang besar kepada anak gadisnya ini layaknya seorang ayah kepada anak kandungnya sendiri. Begitulah pula dengan putrinya, yang senantiasa meminta kasih sayang dari ayah tirinya itu.

Semakin lama hubungan anak gadis dan ayah tirinya itu semakin intim. Pt mengaku sempat merasakan perubahan perilaku anak gadisnya itu kepada suaminya dan sebaliknya. Namun, dia selalu berusaha berpikir positif dan tidak menaruh curiga apapun terhadap keduanya.

“Saya ini kerja di tempat karaoke dari malam sampai subuh. Makanya saya tidur dari subuh sampai sore hari. Waktu bangun di sore hari, saya selalu lihat anak dan gadis saya itu begitu mesra. Kalau suami saya pulang kerja sore hari, anak saya sudah jemput dia di depan pintu. Dia lalu duduk di pangkuan suami saya, peluk dan usap dada suami saya. Saya hanya lihat saja. Kadang saya menyadari diri bukan istrinya. Yang jadi istri suami saya itu adalah anak saya,” ungkap Pt dengan nada kesal bercampur sedih.

Ulah suami dan anak gadis yang mengumbar kemesraan di depan rumah itu pun sempat menjadi perhatian para tetangga. Bahkan karena ulah keduanya, Pt sempat diingatkan oleh para tetangga tetang hubungan tidak normal yang mulai terjalin antara anak dan suaminya tersebut. Namun, Pt selalu menampik anggapan para tetangga dengan pikiran positifnya.

Pikiran positif itu masih menguasai Pt saat anak gadisnya itu tiba-tiba menghilang dari rumah sekitar sebulan yang lalu. Sebagai seorang ibu, Pt selalu memikirkan nasib anaknya yang pergi tanpa pesan dan memohon kepadanya untuk bisa kembali lagi ke rumah. Namun, anak gadisnya itu tetap tidak mau kembali ke ruah atas alasan yang tidak jelas.

Melalui pesan singkat kepada ibunya, anak gadis itu mengaku tidak betah di rumah. Dia juga mengatakan akan mencari kesenangannya sendiri yang tak pernah didapatkan di rumah. Hingga saat ini Pt masih tidak mengetahui keberadaan anak gadisnya itu; entah dia masih ada di Tanjungpinang atau sudah kembali ke rumah neneknya di Jawa Tengah.

Ketika sang anak gadis menghilang dari rumah, Wm juga terlihat menunjukkan raut wajah cemas. Dia bahkan membantu istrinya mencari keberadaan anak tirinya itu. Keduanya pun sempat melaporkan kehilangan anak gadis itu kepada pihak kepolisianBaca » Pihak Kepolisian Melakukan Pengejaran Pelaku Pengancaman Hingga Pencabulan.. Namun, Wm sama sekali tidak tampak merasa kehilangan, sama seperti apa yang dirasakan istrinya.

“Saya tidak mengerti ulah anak saya ini. Dia minta apa saja pasti saya beri. Setiap hari saya selalu kasih uang Rp 50 ribu. Tapi dia selalu merasa tak nyaman di rumah. Saya yakin dia masih ada di Tanjungpinang. Tapi kami tak tahu dia tinggal di mana. Karena dia punya banyak teman. Mungkin dia sembunyi di rumah kawan-kawannya,” ungkap Wm kepada Tribun saat ditemui di rumahnya di Batu 13 Tanjungpinang, sekitar sebulan silam.

“Kami sempat melaporkan kehilangannya kepada polisiBaca » Polisi Selingkuh Akan Tetap Diproses Internal Polri. di Polsek Tanjungpinang Timur. Saya bilang anak saya itu biasa berteman dengan anak punk. Setelah mendengar itu, polisi langsung tanggapi bahwa anak saya itu sudah rusak. Memang pergaulannya agak bebas,” timpal Wm lagi.

Setelah kepergian anak gadis itu dari rumah, hubungan Pt dan Wm masih sempat terjalin baik. Namun, sekitar 2 pekan silam, hubungan keduanya akhirnya retak. Mereka kemudian memutuskan untuk bercerai setelah Wm memukul Pt dalam sebuah pertengkaran di dalam rumah tangga.

“Kami ini memiliki utang di bank. Setiap bulan saya selalu berikan suami saya uang untuk bayar utang kami di bank. Tapi dia tak bayar utang kami itu. Karena itu, pihak selalu saja telepon saya dan minta membayar utang. Setelah saya tanya, ternyata uang itu memang tak dibayarnya. Dia malah memberikan uang itu kepada anak saya. Dari situ saya akhirnya tahu bahwa selama anak saya menghilang, mereka berdua ternyata masih selalu bertemu,” cerita Pt.

“Saya juga sempat melacak gaji suami saya di tempat dia bekerja. Sebab setiap kali saya minta gaji, dia selalu jawab belum terima gaji. Saat saya cek, ternyata gajinya sudah diterima. Kok saya sebagai istri tidak menerima gaji suami saya. Lalu uangnya itu diberikan kepada siapa? Karena saya tanya terus soal gajinya maka kami bertengkar. Dia lalu pukul saya di kepala. Karena masalah ini, saya sempat melaporkan dia kepada polisi. Kami lalu buat surat perjanjian untuk tidak bertem lagi,” jelas wanita itu lagi dengan nada suara kesal.

Setelah perceraian itu, Pt selalu menerima pesan singkat baik dari nomor telepon seluler yang tak dikenalnya maupun dari nomor telepon anak gadisnya itu. Pesan singkat itu membuatnya semakin sakit hati dan stres berat. Melalui pesan singkat itu, anak gadis ini tidak mengakui Pt sebagai ibu kandungnya dan malah mengumpat wanita tersebut sebagai pelacur.

Tidak Cuma itu, Pt pun mengaku sempat membaca komunikasi yang dibangun oleh Wm mantan suaminya dengan anak kandung itu dalam facebookBaca » DIANCAM SEBARKAN FOTO TAK SENONOH SEORANG GADIS SMA DI TANJUNGPINANG SYOK.. Melalui facebook, anak gadisnya itu menggambarkan bagaimana dirinya menikmati hubungan seks dengan ayah tirinya itu. Anak yang masih berusia belasan tahun itu pun secara terang-terangan mengaku bahwa dirinya sudah hamil beberapa bulan.

“Say baca semua pesan singkat dan komunikasi mereka di facebook ini buat saya tambah sakit hati. Saya yakin, saat kami tinggal bersama di rumah, mereka berdua sudah sering berhubungan badan. Saya bekerja pada malam sampai subuh. Mereka berdua ada di rumah bersama anak perempuan saya. Nah, di saat itulah mereka kemungkinan berhubungan badan terus,” ucap Pt dengan mata berkaca-kaca.

“Dalam facebook, anak saya bilang ayah tirinya itu minta jatah terus. Dia juga mengaku menikmati berada di atas perut ayahnya itu. Saya bisa mati kalau terus memikirkan hal tersebut. Makanya saya berniat melaporkan suami saya itu kepada pihak kepolisian. Dia tahu, itu anak saya yang masih kecil, kok dia mau mengajak dia berhubungan badan. Saya harus buat seperti ini supaya dia sadar akan ulahnya,” tegas Pt dengan nada kesal dan sakit hati. (TB)

Saat Kerja, Anak Kandung Berhubungan Badan Dengan Bapak Tiri | Redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose