Sampah Tutupi Selokan, Lis Ajak Goro Massal

Share:

Topik Terkait

Advertisement
Pemprov Kepri

Blusukan Wali Kota Tanjungpinang di Kampung Jawa

Lis tampak tidak segan melihat langsung keadaan drainase warga yang sempit dan bau. | Redaksi

Lis tampak tidak segan melihat langsung keadaan drainase warga yang sempit dan bau. | Redaksi

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH bersama Kepala Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman Kota Tanjungpinang Ir. Almazuar Amal, Camat Tanjungpinang Misbach Ardian dan Lurah Suci Prihatini kembali blusukan atau mengunjungi warga di Kampung Jawa, Tepi Laut, Selasa (11/3).

Seperti diketahui bersama, wilayah Kampung Jawa merupakan salah satu wilayah pemukiman yang padat penduduknya di tengah Kota Tanjungpinang dengan tingkat sosial ekonomi masyarakatnya yang menengah kebawah.

Dalam kunjungannya, Lis mengecek satu persatu keadaan sumur warga di pemukiman yang rata-rata memang sudah kering. Sambil mengecek sumur, Lis juga memeriksa kondisi drainase di pemukiman padat penduduk tersebut.

Padatnya perumahan warga di dalam wilayah Kampung Jawa, ditambah dengan hujan yang tidak kunjung turun membuat selokan dan got di dalam kampung tersebut menjadi mampet dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Dengan airnya yang hitam dan sampah yang menumpuk, selain berbau juga membuat pemandangan menjadi tidak nyaman. Apalagi lokasi selokan dan got tersebut rata-rata berada persis di depan, samping maupun belakang rumah.
Melihat kondisi yang demikian, Lis pun segera memerintahkan kepada camat dan lurah setempat agar mengajak RT/RW beserta seluruh warga untuk gotong royong massal membersihkan drainase pada hari Minggu nanti.

“Hubungi Dinas Tata Kota dan Badan Penanggulangan Bencana untuk minta bantuan kendaraan tanki air dan alat untuk mengeruk got,” arahan Lis kepada Camat Tanjungpinang Barat, Misbach Ardian.

Lis juga sempat beramah tamah dengan warga setempat, tampak ombrolan haromnis dan keakraban begitu terlihat. Lis juga tidak segan untuk langsung melihat parit dan drainase warga yang begitu sempit dan bau.

“Faktor utama penyebab banjir adalah tersumbatnya selokan atau dainase oleh sampah, untuk itu sampah itu harus dibersihkan. Selain goro massal, kita akan kerahkan peralatan yang kita miliki,” ungkapnya.

Usai mengunjungi warga Kampung Jawa, agenda blusukan Lis siang itu dilanjutkan ke wilayah Tepi Laut dan pasar untuk melihat kondisi perparkiran yang ternyata sudah sangat teratur dan rapi. Tidak ada lagi kendaraan roda empat yang parkir sembarangan, khususnya di Jalan Pasar Ikan.

Sampah Tutupi Selokan, Lis Ajak Goro Massal | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya