SD 034 Desa Keton Memprihatinkan, Sering Langganan Banjir

Share:

LINGGA – Sekolah Dasar (SD) Desa Keton, Kabupaten Lingga keadaannya cukup memprihatinkan. Selain menjadi langganan banjir, keadaan fisik bangunan sekolah dan fasilitasnya mulai rusak parah.

Sekolah seharus menjadi tempat menimba ilmu yang nyaman dan anak-anak bermain, tidak dirasakan oleh siswa-siswa SD 034 Desa Keton.

Tapi di zaman yang penuh dengan teknologi ini masih ada juga sekolah yang tidak layak untuk dikatakan sekolah.

Seperti sekolah di Desa Keton yang dialami SD 034, hampir semua bangunan di sekolah itu seperti mau roboh, SD yang terbuat dari kayu,

Warga meminta tolong kepada dinas terkait agar sekolah anak mereka bisa di relokasikan ke daerah kampong baru. Pasalnya jika hujan lebat selama sejam saja turun, SD 034 sudah terendam genangan air.

“Kami berharap kepada pemerintah bisa melihat kondisi sekolah anak kami, macam mana mereka mau belajar, kalau banjir mereka harus naik ketempat yang lebih tinggi. Kalau air surut guru-guru bersama murid-murid harus membersihkan lumpur-lumpur bekas banjir, jadi kapan waktu mereka belajar,” ungkap M Raes, salah satu orangtua siswa, pada hari Selasa(7/2).

Selain sekolahnya, guru-guru yang ingin mengajar ke SD 034 harus bolak-balik setiap hari ke Desa Keton, karena jarak yang mereka tempuh pun bukanlah dekat. Sekitar satu setengah jam mereka tempuh dengan kondisi jalan rusak dan berbatu.

“Kami berharap kepada pemerintah agar bisa juga memperhatikan guru-guru ini, kasihan mereka kalau harus bolak-balik. Kalau mereka dibuatkan rumah dinas, mungkin itu bisa mempermudah mereka untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Bisa juga membuka les ya kan,” ungkapnya. (Ryan)

SD 034 Desa Keton Memprihatinkan, Sering Langganan Banjir | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya