Sering Tergelincir, Bukit Pelabuhan Roro Menjadi Momok Menakutkan

0
101

LINGGA, SuaraKepri.com – Bukit yang menjulang tinggi dengan tanah yang berlubang di tengah-tengah jalan, selalu jadi momok yang menakutkan bagi calon penumpang saat menuruni bukit tersebut.

Apalagi jika musim hujan, jalan yang ada di daerah Kampung Penarik, Kecamatan Lingga itu selalu sulit untuk dilewati,
Senin(08/01).

Bahkan, begitu momoknya, mengerikan dan curamnya bukit tersebut, pantauan di lapangan, ada saja kaum perempuan dan penumpang lainnya yang meminta bantuan kepada petugas Pelabuhan Roro, untuk membantu menurunkan motor yang dikendarainya.

Saat ditanya oleh suarakepri.com, salah satu perempuan itu mengaku takut untuk menuruni bukit tersebut, pasalnya selain bukit yang curam, kondisi jalannya yang belum diaspal dan hanya tanah merah.

Dengan testur tanah liat yang licin, inilah yang selalu menghantui pengendara yang ingin menuruni  bukit tersebut.

“Takut pak, bukit yang seperti itu mana bise saya nak lewat. Apalagi sering ada orang yang jatuh di bukit itu. Jalan itu belum diaspal dan terkadang harus diperparah oleh hujan yang turun. Kalau sudah hujan pasti jalan nak masuk ke Pelabuhan Roro ini jadi licin,” ujar Rohaya.

Ia menjelaskan bahwa belum lama ini, orang lain baru terjatuh.

“Sempat saya atau keluarga saya yang jatuh di jalan masuk Pelabuhan ini gimana?,” tanya Rohaya balik.

Bahkan rata-rata penumpang yang melewati jalan pelabuhan roro itu menyuarakan pendapat yang sama. Mereka meminta agar jalan di Pelabuhan Rororo tersebut, segera diaspal dan bukit yang curam tersebut bisa dipangkas atau direndahkan.

Salah satu petugas penjaga Pelabuhan Roro Penarik, meminta agar jalan di Pelabuhan Roro yang dijaganya itu bisa segera diaspal.

Karena menurutnya, rasa kasihan jika penumpang harus melewati jalan dengan kondisi seperti ini.

“Saya berharap jalan ini bisa segera diaspal, agar bisa memberikan kemudahan bagi penumpang dan petugas pelabuhan Roro. Masyarakat yang ingin mengantar keluarganya yang berangkat, apalagi bukit ini sangat tinggi,” jelasnya.

Tambahnya, jalan berlubang dan jarak tempuh yang minim, akibatnya sering kali ada yang jatuh.

“Untuk menanjak ke atas, sering kali penumpang bahkan mobil, sulit menaklukan bukit tersebut apalagi jika hari hujan turun,” terang salah satu Petugas Pelabuhan Roro.

Penulis : RIAN

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here