Simon Awantoko : Sudah Saatnya Pemko Terapkan Teknologi Zero Waste

0
35 views

Tanjungpinang – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Simon Awantoko menilai sudah saatnya Pemko Tanjungpinang menerapkan Teknologi Zero Waste di Kota Gurindam ini.

Beberapa kota, lanjut Simon, telah menerapkan teknologi zero waste ini, termasuk Kota Balikpapan.

“Bahkan Kota Balikpapan memasukan sistem penanganan sampah dengan metode ini ke dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) dalam perauturan pemerintahannya,” ujar Simon ketika menghubungi Suara Kepri, Minggu malam (12/11).

Selain di Indonesia, jelas Simon, Dunia pun telah menerapkan sistem ini yang dianggap lebih efektif menciptakan kota yang lebih bersih dan sehat terhadap lingkungan.

Semua sampah didaur ulang kembali menjadi Gas untuk masak dinikmati warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pupuk kompos selain untikk bagian pertamanan juga diberikan cuma-cuma kepada masyarakat, dibuat paving Blok, wisata Pendidikan, jam buang sampah berikut sanksinya dan pemisahan jenis-jenis sampah.

Dengan sistem ini mempererkecil dampak pencemaran lingkungan.

“Tahun ini melalui APBN, pemerintah pusat sudah melakukan technology tersebut dibeberapa Kota kecil, Kota sedang dan kategori Kota besar. Sementara Tanjungpinang belum dapat,” tegas pentolan Partai Golkar Tanjungpinang tersebut.

Simon menilai, dulu sampah dijauhi orang, sekarang sampah dikejar orang karena ada nilai ekonomisnya disana, sekarang bisa jadi lahan bisnis yang bagus.

“Bila Pemko melihat dengan aspek sosial
dan bisnis, ada baiknya pemko mengkaji ulang tata kelola persampahan di Tanjungpinang. Bila perlu libatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan swasta bila Pemko tidak punya anggaran dalam mengelola persampahan kedepannya,” paparnya.

Sistem teknologi zero waste ini pun dapat diterapkan dalam Perda persampahan Kota Tanjungpinang.

“Selain penegakan perda dengan sungguh-sungguh hati, sarana dan prasarana diperlukan juga seperti sampan pengangkut sampah atau kapal sampah. Petugas kebersihan tidak hanya konsentrasi di darat tapi juga perlu di Laut, di rumah-rumah di plantar-plantar sekaligus penyadaran kepada masyarakat yang tinggal di pesisir pantai,” ungkapnya.

[sk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here