Surat Pelajar SD Untuk Bupati Natuna

0
704
Hamid dan siswa SDN 004 Pian Tengah. F. Imam

Natuna – 34 siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 004 Pian Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, mendatangi kantor Bupati Natuna
dalam kegiatan memaparkan surat untuk bupati.

Tiga orang dari 34 siswa secara langsung membacakan surat untuk Bupati Natuna, Hamid Rizal tentang keluhan mereka.

Rifky (11), kelas VI SDN 004 Pian Tengah, menuliskan dalam suratnya tentang keadaan desa yang sangat kotor akibat ulah masyarakat yang
membuang sampah sembarangan.

“Disini saya akan menyampaikan kepada bapak bupati tentang keadaan desa saya yang sangat kotor, akibat ulah masyarakat yang tidak
bertanggung jawab membuang sampah sembarangan,” ucap Rifky, dihadapan Bupati Natuna, Senin (5/9/2016).

“Kami sangat bangga memiliki sekolah bagus dan mempunyai guru yang selalu tabah mengajari kami. Selain itu, dikatakan Rifky, Ia sangat
berharap Bupati bisa berkunjung kesekolahnya, tanpa adanya pihak desa yang mengetahui kedatangannya,” lanjutnya.

Senada, Zarnawati memaparkan tulisannya yang berkeinginan agar bupati bisa memperhatikan para guru.

Menurut siswa yang bercita-cita ingin menjadi powan ini, keberhasilan seseorang tidak terlepas dari didikan dari seorang guru. “Selain
memperhatikan bangunan sekolah, kami berharap bapak bupati bisa memperhatikan guru-guru kami. Karena jasa mereka kami bisa menjadi
anak pintar,” katanya.

Ade Saputra, siswa kelas VI, yang bercita-cita menjadi dokter gigi tidak mau kalah dengan kedua temannya, dalam tulisannya Ia berharap
bupati bisa hadir disekolahnya dan ditengah-tengah masyarakat desa Pian Tengah.

“Kami sangat berterimakasih bisa bertemu langsung dan menyampaikan keinginan kami dengan bapak bupati. Permintaan saya cuma satu, saya
harap bapak bupati bisa berkunjung langsung ke desa kami,”pintanya.

Bupati Natuna, Hamid Rizal menjawab langsung keinginan para siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang dengan kegiatan yang dibawakan oleh para siswa desa pian Tengah ini. Salah satu topik yang saya suka, yaitu mengajak
saya untuk berkunjung langsung ke desanya tanpa diketahui oleh pejabat desa. Ini akan saya lakukan,” kata Bupati Hamid.

Diterangkan Hamid, Ia lebih menyukai sidak yang dilakukan tanpa adanya protokoler, seperti Intelijen. Sehingga Ia bisa melihat langsung
kerjanya para pejabat desa.

“Ini merupakan masukan yang bagus sekali, nanti saya akan berkunjung kesana. Saya lebih menyukai kunker tanpa adanya para protokoler,
seperti intel yang terjunlangsung di TKP tanpa ada yang mengetahui. Karena dari situ kita bisa melihat kerjanya para pejabat
desa,” ucapnya.

“Untuk masalah guru, akan kita perhatikan untuk diseluruh Natuna, baik gaji mau tunjangannya. Karena saya mempunyai Visi untuk menciptakan
masyarakat yang cerdas,”pungkasnya.

Hamid berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak Natuna dapat mengembangkan pola komunikasi yang bagus, yang penuh dengan
etika ataupun akhlak. “Semoga saja, anak-anak kami dapat menguasai komunikasi dengan baik, bisa menyampaikan keinginan dengan gaya komunikasi yang berdasar pada aturan bahasa, budaya dan akhlak yang mulia,” harapannya. (Imam)

[sk]

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here