Tak Melapor, Sosialisasi Tatap Muka Dianggap Pelanggaran

Share:

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang memperingati partai politikBaca » Mungkinkah Demokrat Akan Oposisi? Ini Kata SBY. (parpol) maupun caleg untuk mentaati peraturan yang ada. Hal ini terkait banyaknya pelanggaran seperti pertemuan tatap muka yang mengarah kepada kampanyeBaca » Panwaslu Masih Menemukan Pelanggaran Kampanye Melibatkan Anak Dibawah Umur. terselubung.

Menurut Komisioner Panwaslu TanjungpinangBaca » Baharuddin Dan Anggota Panwaslu Lainnya Akan Diperiksa., Baharuddin, SE, MM, dalam kegiatan kampanye parpol agar memperhatikan ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2013 yang sudah diubah dengan peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013.

“Itu ada batasan jumlah peserta. Harus diperhatikan betul. Jangan sampai niat untuk berkampanye tetapi kurang memperhatikan aturan akhirnya menjadi pelanggaran,” kata Baharuddin kepada SuaraKepri.com pada hari Rabu (15/1).

Dijelaskannya, untuk pertemuan terbatas hanya dapat dilaksanakan di dalam ruangan atau gedung yang bersifat tertutup. Jumlah pesertanya tidak boleh melampaui kapasitas ruangan dan itu pun wajib dilaporkan dalam bentuk surat kepada Panwaslu seminggu sebelum kegiatan.

Baharuddin mengatakan, parpol sejak lama sudah dapat menggelar pertemuan tatap muka baik di dalam ruangan maupun diluar ruangan. Pertemuan tatap muka yang sifatnya di dalam ruangan, jumlah pesertanya maksimal 250 orang.

“Untuk pertemuan tatap muka diluar ruangan dapat dilakukan dalam bentuk kunjungan pasar, tempat tinggal warga, komunitas warga atau tempat umum lainnya,” ujarnya.

Bahkan Baharuddin mengakui bahwa ada beberapa parpol disertai calegnya melakukan kegiatan tatap muka tanpa diketahui pihaknya. Belum lama ini partai HanuraBaca » Iskandarsyah Turut Mendaftar Bacawako Melalui Hanura. dan DemokratBaca » Demokrat Mulai Jaring Usulan Pengganti Almarhum Sani. telah melakukan kegiatan tatap muka di kecamatan Bukit Bestari.

“Kalau partai Hanura berdasarkan keterangannya Pak Azhar (red) mereka sebenarnya melakukan tatap muka di salah satu rumah warga. Tetapi karena alasan tertentu acara di Tanjung Unggat itu dipindahkan ke lapangan,” jelasnya.

Lanjutnya, pihak Partai Hanura telah melaporkan ke pihak Panwas kecamatan secara lisan dan tidak ada laporan lanjutan kepada Panwaslu Tanjungpinang.

“Untuk itu kami meminta kepada pihak Panwas Kecamatan agar parpol Hanura membuat laporan secara tertulis besok (hari ini), bila tidak ada akan kami anggap sebagai pelanggaran,” pungkasnya. (Akok)

Tak Melapor, Sosialisasi Tatap Muka Dianggap Pelanggaran | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose