Total Peserta JKN-KIS Se-Provinsi Kepri Sebanyak 1,3 Juta Jiwa

Share:

Tanjungpinang – Jika dimasukan data Batam dan Karimun maka total peserta JKN-KIS se-Provinsi Kepri adalah 1.301.024 jiwa. Jika dibandingkan dengan total populasi sebanyak 1.913.856 jiwa, maka cakupan peserta JKN-KIS adalah sebesar 68%.

Hal ini diutarakan di Public Exspos pencapaian program JKN-KIS dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan cabang Tanjungpinang, Selasa (22/17).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, dr. Lenny Marlina, T.U.M, AAAK mengatakan berkembang pesatnya secara signifikan program JKN-KIS sampai saat ini secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti mencapai juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk indonesia di tahun 2017.

“Angka kunjungan ini terus meningkat dari tahun 2014 sebanyak 92,3 juta, dan tahun 2015 sebanyak 146,7 juta. Total pemanfaatan di tahun 2016 ini terdiri dari kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktek perorangan mencapai sekitar 120,9 juta kunjungan, untuk rawat jalan di poliklinik dan rumah sakit sebanyak 49 3 juta dan rawat inap 7,6 juta,” ujarnya.

Adapun pencapaian kinerja program JKN-KIS untuk BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tanjungpinang sendiri yang mencakup Kota Tanjungpinang, Kab. Bintan, Kab. Lingga, Kab. Natuna, dan Kab. Anambas juga terus mengalami peningkatan. Sampai dengan 30 juni 2017 jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang mencapai 346.011 jiwa.

“Jika dimasukan data Batam dan Karimun maka total peserta JKN-KIS se-Provinsi Kepri adalah 1.301.024 jiwa. Jika dibandingkan dengan total populasi sebanyak 1.913.856 jiwa, maka cakupan peserta JKN-KIS adalah sebesar 68%,” paparnya.

Total kepersertaan ini termasuk didalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS oleh pemerintah daerah atau jaminan kesehatan daerah (jamkesda) dengan total peserta 45.675 jiwa.

“Saat ini Kantor Cabang Tanjungpinang telah bermitra dengan 87 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 49 puskesmas, 7 dokter praktik perorangan, 1 dokter praktik gigi perorangan, 30 klinik pertama, dan 0 RS D pratama,” tambahnya.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang juga telah bekerja sama dengan 10 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 10 rumah sakit, 18 Apotek (8 Apotek Program Rujukan Balik dan 10 Instansi farmasi RS untuk obat kronis, serta 6 Optik.

BPJS Kesehatan pun tidak melupakan peran pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan program JKN-KIS. Selain komitmen dalam dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan.

“Kedepan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat serta bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS serta cakupan semesta di tahun 2019,” harapannya. (Erial)

Total Peserta JKN-KIS Se-Provinsi Kepri Sebanyak 1,3 Juta Jiwa | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya