Tugu Meriam Lela Rentaka Tak Terurus Dan Jelas Lagi Fungsinya

Share:

LINGGABaca » DPRD Lingga : Bupati Terpilih Harus Menepati Janji. – Satu-satunya tugu yang berada di JalanBaca » JALAN MENUJU KE KERANDIN DAN KE PEPAKE AKAN SELESAI TAHUN INI. Merdeka, Kecamatan Lingga kini kian mengkhawatirkan dan tak terawat.
Padahal tugu yang dibangun tepat di tengah ruas jalan bekas kantor BupatiBaca » DPRD Lingga : Bupati Terpilih Harus Menepati Janji. Lingga tersebut sudah berdiri bertahun-tahun.

Tapi sampai sekarang bangunan yang melambangkan perjuangan tersebut terlihat seperti mati suri.

Informasi yang di dapat dari cerita beredar, bangunan tugu setinggi lebih kurang 3 meter ini menggunakan meriam Lela Rentaka sebagai ikonnya,Salah satu meriam asli yang diduga bekas peninggalan kesultanan Lingga di Daik.

Meriam ini memiliki keunikan dibanding puluhan meriam lainnya di Bunda Tanah MelayuBaca » Pulau Penyengat Dideklarasikan Menjadi Warisan Dunia. karena memiliki gangang pengangga, berukuran kecil yang biasa digunakan di haluan kapal-kapal perangBaca » Tank Panser Mulai Susupi Natuna..

Hanya saja keberadaan tugu yang dibangun sebelum kabupaten Lingga berdiri ini semakin tak terurus. Bahkan beberapa pagar pembatas patah dan rusak.

Dan rambu-rambu yang sudah patah-mematah, bahkan lampu yang dulunya digunakan untuk menerangi tugu tersebut, mati total.

Pek Tam salah seorang warga Daik yang ditemui wartawanBaca » Ancam Bunuh Wartawan, Oknum Polisi Dicopot dari Jabatannya. di kedai kopi dekat tugu tersebut mengaku tak tau pasti maksud dari tugu tersebut. Kondisinya yang tak terawat sangat disayangkan
Pek Tam, karena bangun tersebut sudah ada sebelum kabupaten lingga berdiri sendiri.

“Mungkin maksudnya sebagai ikon daerah bersejarah. Tapi saya juga kurang tau pasti. Hanya sayang saja karena berada dipusat kota kurang dapat perhatian. Kabarnya meriam diatas bukan replika, tapi meriam asli yang berbahan tembaga,” jelasnya.

Menurut hemat pek tam kondisi tugu itu perlu dilakukan penataan kembali agar lebih baik.

“Kalau hujan air tergenang disitu,” bebernya.

Selain itu karena merupakan meriam asli dan ada baiknya kalau pemerintah Kab. Lingga yaitu melalui dinas kebudayaannya, merawat meriam dan disimpan di museum,Sedangkan untuk meriam tugunya bisa digunakan replika tanpa mengurangi nilainya.

“Sayanglah meriam asli dibiarkan hujan panas bertahun-tahun. Apalagi tidak mendapat perawatan. Bagusnya dibawa ke museum saja agar nilai sejarahnya bisa tergali,” tambahnya.

Hal ini sangat di sayangkan padahal bangunan tersebut sudah ada dari dulu,bahkan tugu tersebut tepat di tengah kota yang aktivitas warga terlihat jelas di sekitar tugu tersebut. (RIAN/SAMIN)

Tugu Meriam Lela Rentaka Tak Terurus Dan Jelas Lagi Fungsinya | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose