UAMBN BK Tingkat Tsanawiyah Se-Tanjungpinang Sukses Digelar

0
18

TANJUNGPINANG, SuaraKepri – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang (Inmas), Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasan Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK) tingkat Madrasah Tsanawiyah telah sukses digelar tanpa hambatan yang berarti.

Ujian yang dilaksanakan di MAN Tanjungpinang ini dikuti oleh dua MTs yakni MTsN Tanjungpinang dan MTs Miftahul ‘Ulum Tanjungpinang.

Sebanyak 188 siswa dari MTsN Tanjungpinang dan 43 siswa dari MTs-MU mengikuti ujian dimaksud dengan menggunakan tiga lokal.

Dua lokal untuk MTsN dengan 3 sesi ujian dan 1 Lokal MTs Miftahul Ulum dengan dua sesi ujian.

UAMBN BK tingkat MTs ini dilaksanakan selama empat hari tanggal 23 sampai dengan 26 April 2018 dengan mengujikan sebanyak empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.

Pada hari pertama UAMBN BK berjalan lancar tanpa kendala, namun pada hari kedua pelaksanaan ujian terjadi kendala dengan tidak bisa login aplikasi UAMBN sehingga ujian ditunda.

Setelah dilakukan perbaikan oleh teknisi, ujian dilanjutkan setelah diundur selama 45 menit.

Kepala MTsN Tanjungpinang, Abdul Razak, S.Pd.I mengungkapkan rasa syukurnya dikarenakan UAMBN BK tingkat Tsanawiyah tahun ini tidak ada hambatan yang berarti.

“Alhamdulillah ini adalah ujain berbasis komputer yang pertama diikuti oleh MTs dan Allah SWT mengabulkan doa kita semua sehingga ujian yang siswa-siswi lalui tidak ada hambatan yang berarti,” ujar Abdul Razak.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul ‘Ulum Muhammad Iqbal, SH mengatakan, dari 43 siswanya ada satu siswi yang berhalangan untuk mengikuti UAMBN BK dikarenakan sedang dirawat di RSUP.

Beliau berharap agar siswanya segera pulih dan bisa mengikuti ujian susulan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Drs. H. Erman Zaruddin yang ikut memantau pelaksanaan ujian tersebut mengungkapkan apresiasinya kepada panitia dan seluruh tenaga kependidikan di Madrasah yang telah dengan maksimal melakukan persiapan demi mensukseskan Ujian Akhir berbasis komputer tingkat MTs ini.

“Ini adalah ujian akhir dengan berbasis komputer tingkat Tsanawiyah yang pertama kita gelar. Seluruh kekurangan dan kendala akan kita jadikan catatan guna perbaikan untuk pelaksanaan ujian di tahun depan,” ungkap Erman. (fm)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan tinggalkan komentar anda!
Please enter your name here