Wajah Politik Dimata Generasi Muda

Share:
Syarifah Nadhirah

Syarifah Nadhirah

MENJELANG pemiluBaca » Caleg Muda Siap Hadapi Politisi Senior. 2014, banyak calon politikus menebarkan pesona dan citra untuk dapat menarik perhatian masyarakat, terutama generasi muda. Banyak upaya yang telah mereka lakukan untuk menarik perhatian, seperti terjun langsung kesekolah untuk menyampaikan visi dan misi mereka, mengikuti dan mensponsori kegiatan-kegiatan anak muda, hingga iklan-iklan dimedia massa pun penuh dengan warna politik. Semua ini tidak salah, namun keaptisan generasi muda membuat upaya ini tampak sia-sia belaka.

Keaptisan atau ketidak pedulian generasi muda terhadap pemerintah dan politik tidak terjadi begitu saja, namun banyak hal yang dapat dijadikan alasan atas hilangnya rasa kepercayaan tersebut, seperti adanya janji-janji kampanye yang tidak ditepati, kesejahteraan masyarakat yang tidak terpenuhi, dan terutama banyak ditemukan pejabat yang terlibat kasus korupsi, yang secara keseluruhan hal ini tidak memberikan hasil nyata terhadap tujuan dari potik yang sebenarnya.

Tidak sedikit anak muda yang merasa kecewa bahkan kehilangan rasa optimisme dengan pemerintah dalam membangun Indonesia lebih baik. Sehingga mereka lebih memilih diam dan tidak membahas masalah kenegaraan, pemerintahan, maupun politik karena menganggap semua hal tersebut adalah pembahasan yang “berat”. Padahal keikutsertaan generasi muda dalam hal membangun Indonesia sangatlah menentukan.

Peran generasi muda dalam kehidupan bernegara sangat luar biasa. Sejak zaman sebelum Indonesia merdeka hingga saat ini, perannya sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda merupakan kaum intelektual yang secara garis besar masih bersih dari pengaruh-pengaruh “kotor” bidang politik sehingga dikenal sebagai “agent of change” atau agen perubahan. Seyogyanya generasi muda harus dapat mengasah rasa kepedulian terhadap sesama. Tidak bersikap apatis dengan keresahan yang terjadi dilingkungan sekitar, dan tidak menutup mata terhadap problema yang dihadapi oleh masyarakat. Mindset yang dapat dijadikan pegangan adalah, tanggung jawab atas kemajuan bangsa Indonesia bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyaakat, termasuk generasi muda, semua harus ikut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

Generasi muda merupakan cikal bakal pemimpin Indonesia dimasa depan, sehingga kaum muda dituntut agar dapat mengasah rasa kesensitifan terhadap masalah yang terjadi dimasyarakat serta tetap bertindak jujur, tegas serta bertanggung jawab. Kepedulian dan rasa semangat muda yang berkobar dalam memunculkan ide-ide perubahan sangatlah penting. Karena dipundaknyalah diletakkan harapan Indonesia yang baru dan bersih. Indonesia juga membutuhkan generasi yang mampu melakukan trobosan-trobosan baru disegala bidang demi kemajuan bangsa dan Negara.

Ditulis oleh: Syarifah Nadhirah
Warga Jln. Singkep, Bukit Bestari, Tanjungpinang

Anda suka menulis? Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@suarakepri.com
Wajah Politik Dimata Generasi Muda | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose