Wali Kota Turun Langsung Bongkar Bangunan Liar di Pelantar KUD

Share:

Tanjungpinang – Adanya bangunan liar diatas tanah milik Pemko TanjungpinangBaca » Lis : Bimtek Mengajarkan Kita Paham Aturan Dan Menjadi Bijak . di PelantarBaca » Tujuh Tahun Sejak Dibangun, Pelantar Asam Ambruk Selama Dua Tahun. KUD, akhirnya dibongkar. Pembongkaran ini dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PPBaca » DPRD Tanjungpinang Minta Satpol PP Dan Dinsos Tertibkan Orang Gila.) Kota Tanjungpinang, pada hari Kamis (7/4). Wali Kota Tanjungpinang pun ikut turun langsung saat melakukan pembongkaran ini.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis DarmansyahBaca » Wamen PAN dan RB : Pemko Tanjungpinang Akan Ada Penambahan Jumlah CPNS 2014. yang sehari sebelumnya sempat marah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMDBaca » Urip Kaget Dikabarkan Asep Sebagai Tersangka.) Tanjungpinang adanya bangunan liar dan tidak memiliki IMBBaca » BP2T, Pasang 10 Titik Pemberitahuan Pengurusan IMB. saat meninjau langsung Pelantar KUD.

“Saya sengaja turun langsung untuk memantau pembongkaran ini, semoga kedepannya tidak ada lagi bangunan liar yang berdiri tanpa IMB dan berdiri diatas lahanBaca » Diduga Lahan Diserobot PT. GWS, Haji Dahnoer Surati Presiden. milik Pemko Tanjungpinang. Kita harap BUMD TanjungpinangBaca » Mangkir, Polda Kepri Akan Layangkan Surat Panggilan Kedua Kepada Asep. yang berfungsi sebagai pengelola, harus lebih jeli lagi. Jangan menunggu adanya laporan dari masyarakat,” ujarnya.

Mafisek, selaku Ketua RT 02/RW 07 mengakui bahwa pembangunan tersebut karena kemauan sendiri oleh warga setempat,bangunan awalnya hanya satu tiang. “Sekarang sudah seperti pelabuhan kapal untuk bersandar dan dugaan kuat bahwa pelabuhan ini bisa menjadi sarana pribadi atau sarana pungliBaca » Urip Kaget Dikabarkan Asep Sebagai Tersangka. oleh oknum tertentu. Apa lagi pembanggunan ini sudah berjalan selama satu tahun,” ujarnya.

Dari pihak Satpol PP Tanjungpinang yang turun untuk membongkar bangunan yang diarahi langsung oleh Irianto selaku Kasat Satpol PP. “Ini sudah perintah langsung dari Wali Kota untuk membongkar banggunan yang tidak ada surat izin resmi. “Pada hari ini, di Pelantar KUD sendiri ada tiga bangunan yang dibongkar. Yang pertama dibongkar karena berdiri diatas lahan untuk parkir pasarBaca » Pasar Baru KUD Kembali Beroperasi Setelah Diresmikan Wako.. Dan dua bangunan yang turut dibongkar karena tidak memenuhi surat izin yang lengkap (IMB),” ungkapnya saat dijumpai dengan lapangan.

Karena akibat ulah warga yang membangun tanpa adanya surat izin yang resmi, banyak merugikan bagi pemerintah setempat, apalagi pembangunan tersebut sudah berjalan selama satu tahun. “Jika masalah pembangunan ini ditindak tegas, maka akan banyak lagi bangunan liar yang akan berdiri,” sambung Lis.

Dari hal ini, Lis ingin memberikan contoh kecil, dari pihak RT dan RW setempat yang mana mereka jelas orang yang dipecaya dipelantar KUD. “Tanpa adanya dukungan dari RT/RW pembangunan tidak akan berlanjut, apa lagi selama satu tahun. Ketua RT dan RW harus menjalankan perannya sebagai pengawas terdepan ditengah masyarakat agar tidak melanggar aturan,” tegas Lis.

Dengan adanya bangunan liar ini, Lis kecewa juga dengan BUMD Tanjungpinang, yang seharusnya menertibkan bangunan diatas lahan milik Pemko Tanjungpinang yang diperuntukan untuk lahan parkir. “Sepertinya, pemerintah harus bekerja extra lagi untuk menindak lanjuti secara langsung. Untuk kedepannya pengawasan pembangunan harus dijaga, supaya tidak ada lagi diskomunikasi ataupun tidak menghubungi langsung ke pihak yang terkait untuk ditindak lanjuti,” ungkap Lis.

Sementara itu, Direktur BUMD Tanjungpinang, Asep Nana SuryanaBaca » Mangkir, Polda Kepri Akan Layangkan Surat Panggilan Kedua Kepada Asep. tidak tampak turut hadir dalam pembongkaran bangunan liar tersebut. Dan tidak ada perlawanan dari pihak pemilik bangunan karena tidak berada ditempat saat dilakukan pembongkaran. (Harris)

Wali Kota Turun Langsung Bongkar Bangunan Liar di Pelantar KUD | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya

Baca jugaclose