Zondervan : Tidak Ada Mantan Karyawan Bernama Dewi Anggraini

Share:

Tanjungpinang – Direktur Operasional Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang, atau lebih dikenal dengan PT. Tanjungpinang Sukses Bersama, membantah adanya mantan karyawannya bernama Dewie Anggraini.

“Bahkan anak mantan karyawan kami bernama Dewi Anggraini pun tidak ada. Memang untuk pembayaran pesangon mantan karyawan harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu,” ujar Zondervan saat menghubungi Suara Kepri, Sabtu siang (11/8).

Terkait pengeluaran jumlah yang cukup besar, Zondervan menjelaskan harus melalui persetujuan dari pemegang saham terlebih dahulu.

“Dan untuk RUPS ini bukan memang sengaja kita tunda atau pun perlambat. Hal ini hanya terkait teknis dan waktu, serta sebagian para komisaris masih berhalangan ada kesibukan masing-masing,” paparnya.

Adanya hal ini, lanjut Zondervan, pihaknya pun telah memberikan pinjaman sementara untuk para mantan karyawan penerima pesangon.

“Ada juga yang kita salurkan melalui anak penerima pesangon karena yang bersangkutan telah meninggal hingga 70 persen. Tetapi itu melalui persetujuan istri penerima pesangon dan nama anaknya pun bukan Dewi Anggraini,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, ada mengaku mantan karyawan BUMD , PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Dewi Anggraini berkicau di Media Sosial (Facebook).

Ia merasa dibohongi jajaran perusahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, Jumat malam (11/8).

Dengan nama akun Dewi Anggraini, ia mengharapkan adanya komentar beri solusi tentang hal tersebut.

“Entah apalah maksudnya. Kami sebagai mantan karyawan BUMD, PT Tanjungpinang Makmur Bersama, selalu saja di bohongi jajaran perusahaan plat merah itu untuk mengambil hak kami menjadi uang pesangon, “tulis dewie di akun FB miliknya.

Dewie juga menulis uang pesangon miliknya yang diberikan oleh PT. Tanjungpinang Makmur Bersama secara berangsur-angsur dan dalam waktu yang lama sehingga uang yang didapat itu tidak bisa dibuat modal usaha.

“Kenapa kami seperti pengemis untuk mendapatkan hak kami? Uang pesangon itu sedianya bisa kita pergunakan untuk membuka usaha dan keperluan lainnya. Tapi apa, uang yang merupakan hak kita itu hanya bisa kita ambil secara cicilan,” sambungnya.

Zondervan : Tidak Ada Mantan Karyawan Bernama Dewi Anggraini | redaksi

Komentar Pembaca


Berita Lainnya