Connect with us

SuaraKepri.com

Agung : Berdasarkan Peraturan PKPU Dan SE OTDA, Pengunduran Diri Rahma Tidak Butuh Rekomendasi Partai

Tanjungpinang

Agung : Berdasarkan Peraturan PKPU Dan SE OTDA, Pengunduran Diri Rahma Tidak Butuh Rekomendasi Partai

Tanjungpinang, SuaraKepri – Agung Wira Dharma suami dari Rahma pun angkat bicara terkait apa yang disampaikan Syahrial melalui pesan Whatshap (WA) kepada istrinya. Dia menilai, bahwa kata-kata itu tidak mendasar.

“Karena pengantaran surat tersebut berdasarkan arahan dari Sukandar selaku Ketua DPC PDI-Perjuangan,” ucap Agung pada saat jumpa pers dikediamannya Jl. Kijang Kencana lll, Senin, (30/04).

Berdasarkan surat OTDA 270/720/OTDA tentang Penegasan terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018. Yang berdasarkan pasal 7 dan pasal 45 UU No 10 tahun 2018.

Telah ditegaskan bahwa terhitung sejak penetapan pasangan calon oleh KPU pada tanggal 12 Febuari 2018 maka anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD, PNS, TNI/Polri-TNI, penjabat BUMN/BUMD dan kepala Desa atau sebutan lain masing-masing telah berhenti dalam status jabatannya.

Hal tersebut juga akan berimplikasi terhadap administrasi hak keuangan dan hak keprotokolerannya yang telah di atur dalam perundang-undangan masing-masing.

Dalam hal setelah KPU melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi dokumen administrasi pendaftaran Paslon yang selanjutnya diputuskan dalam pleno KPU bahwa Paslon tersebut tidak ditetapkan sebagai calon.

Maka, calon yang berasal dari DPR, anggota DPD, anggota DPRD, PNS, TNI/Polri-TNI, penjabat BUMN/BUMD dan kepala Desa atau sebutan lain kembali aktif di instansi asalnya masing-masing.

Agung menjelaskan, peraturan undang-undang yang dirujuk itu bukan yang seharusnya. Dimana pada Pasal 69 ayat 1 itu mengatur tentang pemerintahan daerah bukan sistem pengunduran diri DPRD.

“Nah.., ini kan menjadi sebuah pembodohan publik. Dan itu akan buruk bila menjadi asupan masyarakat luas jadinya,” kata dia.

Menurutnya, syarat pencalonan Istrinya itu bukan tentang pengunduran diri dari partai, namun pengunduran diri dari DPRD Kota Tanjungpinang.

“Lebih jengkelnya lagi, DPRD sudah menyetujui pengunduran diri Rahma sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang, dan itu sudah di tandatangani Ketua DPRD. Ketua DPRD ini dari partai apa?
kan dari PDIP kok, statmen Ketua Syarial menyampaikan tidak ada syarat pengunduran diri dari partai pengusung,” tutupnya.

Di waktu yang bersamaan, Rahma mengklarifikasi terkait statemen Ketua BP Pemilu DPC PDI-Perjuangan Tanjungpinang, M Syahrial, di Media online akhir-akhir ini, yang mengatakan bahwa dirinya belum ada menyampaikan surat permohonan pengunduran diri sebagai anggota DPRD dari partai PDI-Perjuangan.

Kata Rahma, dirinya mengaku bahwa sudah memiliki bukti surat pengunduran diri dari anggota DPRD Kota Tanjungpinang, fraksi PDI-Perjuangan. Surat pengunduran tersebut sudah lama diantar dan yang mengantarnya adalah saudara Rasyid.

“Semuanya sudah diantar, kita punya tanda bukti serah terimanya,” pungkas Rahma.

Penulis : Erial

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top