Connect with us

Awali dengan Investasi Rp50 Miliar

Bintan

Awali dengan Investasi Rp50 Miliar

BINTAN – PERESMIAN hatchery yang merupakan ekspansi bisnis PT JAPFA melalui anak usahanya PT Indojaya Agrinusa ini, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi bersama Bambang Budi Hendarto selaku Wakil Direktur Utama PT JAPFA. Disaksikan Syamsir Siregar selaku Presiden Direktur PT JAPFA. Serta pemotogan tumpeng oleh Anwar Tandiono alias Acai selaku Head of Feed Operation unit Medan dan Padang.

Anwar Tandiono menjelaskan, Kepri khususnya di Bintan, merupakan tempat investasi yang paling tepat, untuk usaha hatchery ini. Pihak JAPFA sudah masuk ke Bintan, sejak beberapa waktu lalu. Dalam proses penanaman investasi hatchery ini, tidak ada kendala.

”Kami punya tanggung jawab untuk meningkatkan produksi di Kepri. Dan membantu peternak lokal dan menyediakan anak ayam broiler. Jadi, tak mesti lagi peternak di Kepri, mendatangkan anak ayam dari Medan atau Pekanbaru, yang mabuk akibat naik kapal itu,” ujar Anwas Tandiono.

Dengan berdirinya hatchery yang dijalankan unit usaha JAPFA melalui PT Indojaya Agrinusa ini, peternak lokal akan bermitra dan mudah mendapatkan bibit ayam yang berkualitas, serta efisien dalam segi waktu.

Kemudian, potensi produksi hatchery PT Indojaya Agrinusa untuk wilayah Kepri, sebut Anwar Tandiono, sangat besar. Karena, akan bermitra dengan peternak lokal di Bintan, Batam, Tanjungpinang, Dabo-Singkep, hingga ke Natuna. Kemudian, pasar untuk produksi ini bisa memenuhi permintaan kawasan pariwisata dan industri yang ada. Seperti di Lagoi dan KEK untuk wilayah Bintan saja.

”Target kami dalam produksi hatchery ini, Kepri bisa swadaya daging ayam dan telur. Jadi, tak perlu lagi mendatangkan dari luar daerah lain. Ini baru tahap awal. Selanjutnya, kami akan kembangkan dalam breeding farm, sampai dengan pemotongan ayam,” jelasnya.

”Nah, investasi awal ini Rp50 miliar. Kalau sudah masuk breeding farm, investasi yang kami tanam bisa dua kali lipat. Ada tambahan lebih dari Rp100 miliar lagi. Untuk pekerja, 80 persen kita berdaya masyarakat tempatan,” sambungnya.

Presiden Komisaris PT JAPFA Syamsir Siregar mengatakan, PT Indojaya Agrinusa merupakan anak perusahaan PT JAPFA, yang bergerak di bidang agri-food terbesar dan ter-integritas di Indonesia. Unit bisnis utama perusahaan ini yakni pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan pertanian.

Pengembangan usaha ini tentunya memerlukan dukungan pemerintah setempat. Selain itu, tentunya perusahaan akan mendukung kebutuhan pakan ternak atau daging ayam yang diperlukan. Khususnya di Kabupaten Bintan, atau di Kepri pada umumnya.

”Kami senang, di Bintan ini aman. Dan kerja sama masyarakat, sangat baik. Cuma kebakaran saja yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” tambah Syamsir Siregar, yang juga dibenarkan oleh Antonius Harmanto selalu Deputy COO Poultry Divison PT JAPFA.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Bintan

To Top