Connect with us

Aziz Martindas Sidak Distributor Sembako, Kapolsek Daik Jamin Tidak Ada Kelangkaan

Lingga

Aziz Martindas Sidak Distributor Sembako, Kapolsek Daik Jamin Tidak Ada Kelangkaan

Lingga, SuaraKepri.com – Wakil ketua I dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, Aziz Martindas bersama Polsek Daik, melakukan sidak ketersedian stok kebutuhan pokok/pangan dalam rangka pandemic covid-19 di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Senin (30/03/20).

“Agenda ini bertujuan untuk pengawasan terhadap kebijakkan-kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah yang mungkin di persepsikan oleh masyarakat punya pengaruh pada ekomoni dan mempunyai pengaruh kepada kebijakan pedagang menjual sembako kepada masyarakt,” kata Aziz kepada Suarakepri.com.

Tidak hanya itu, anggota komisi 3 DPRD Lingga Anwar juga ikut dalam sidak tersebut, menurut Aziz kondisi seperti ini bisa saja dimanfaatkan peluang keresahan ini, oleh para pedagang (Diatributor) untuk menjual sembako dengan harga sesuka hati, pada hal tegas dia harga sudah distandarisasi oleh pemerintah.

Apalagi Kapolri sudah mengintruksikan kepada pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap harga-harga sembako dari keresahan yang ada, untuk itu ia memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap harga barang.

“Kita mendengar ada beberapa yang dikeluhkan oleh masyarakat namun setelah kita turun kelapangan, alhamdulilah para pedagang masih menjalankan harga dengan standarisasi biaya yang normal,” ucapnya.

Kalau pun terjadi peningkatan, lanjut dia itu hanya harga gula saja, yang sebelumnya harga gula sekitar Rp14 Ribu, kini hanya naik perseribu saja menjadi Rp15 ribu perkilo gramnya.

“Itu pun karna mereka dapati ditingkat distributor barang yang mereka ambil untuk di jual di Lingga mengalami kenaikkan, oleh karna itu kita melihat juga peran Provinsi Kepri dalam pengawasan ditingkat provinsi, harus ada sinergis dan tidak main sendiri-sendiri,” ujarnya.

Ia pun mengaku heran, biasanya harga barang dan sembako bisa dikatakan naik, apabila disertai kenaikkan harga BBM, sementara harga minyak tidak naik, timbul kekhawatiran adanya kelangkaan dan permainan oleh pedagang.

“Sehingga kita bersama Kapolsek Daik, sudah menjelaskan jika pemerintah sudah jamin untuk suplay aman, karna kapal untuk pengangkut barang tidak di Bloking, tetap beroperasi seperti biasa, melihat kondisi ini, selama musibah melanda, kami jamin harga barang tetap stabil dan tidak akan ada permainan harga dari para pedagang, sehingga masyarakat masih terpenuhi kebutuhan ekonominya,” jelasnya.

Disamping itu, Kapolsek Daik AKP Tasriadi memastikan tidak akan ada keterbatasan sembilan bahan pokok, karna sampai hari ini pemerintah tidak perna memutuskan mata rantai kebutuhan pokok masyarakat, untuk itu ia berharap kepada setiap pedagang untuk kompratif dan tidak menaikkan harga barang.

“Ingat barang siapa yang menaikkan harga barang bisa di pidana, kami juga minta semua distributor barang-barang pokok, jika ada warga yang ingin membeli barang dengan jumlah banyak, jangan di beri, atau kalau mereka masih bersikeras cepat panggil kami, hal ini untuk menghindari Punic Buyying dimasyarakat,” harapan Kapolsek Daik.

Sementara itu, Wakil ketua I DPRD Kabupaten Lingga Aziz Martindas meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memanggil semua distributor barang sembako baik itu, di Daik, Pancur, Dabo dan kecamatan lainya, hal itu bertujuan agar setia distributor dan pedagang lainnya dapat mengikuti peraturan dan kebijakan pemda dalam mengatisipasi musibah covid-19.

Penulis : Febrian S.r

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Lingga

To Top