Connect with us

Bawaslu Sebut Se-Tanjungpinang Rawan Money Politik

Tanjungpinang

Bawaslu Sebut Se-Tanjungpinang Rawan Money Politik

Suara Kepri, Tanjungpinang – Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Zaini menegaskan akan melakukan patroli ke seluruh wilayah di Tanjungpinang pada saat masa tenang jelang Pemilu. Pasalnya, menurut dia, seluruh Tanjungpinang berpotensi rawan, khususnya untuk Money Politik.

“Kita imbau saat masa tenang 14 sampai 16 April itu tidak kampanye. Makanya kita akan lakukan pengawasan di seluruh wilayah di Tanjungpinang. Karena kerawanan dan potensi money politik itu ada,” katanya, Sabtu (13/4/2019).

Memasuki Masa Tenang 14-16 April, dan Jelang Pemungutan Suara 17 April 2019, Bawaslu Kota Tanjungpinang imbau kepada seluruh peserta pemilu, baik partai politik, pelaksana kampanye calon DPD, tim kampanye pasangan Presiden dan Wakil Presiden maupun para caleg, agar tidak lagi melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun, serta tidak melakukan praktek money politik yang dapat merusak sistem demokrasi.

Zaini, menjelaskan termasuk tidak berkampanye secara langsung ke warga, tidak membagikan bahan kampanye, tidak berkampanye melalui media cetak, TV, Radio, online, termasuk tidak kampanye melalui media sosial.

“Bahkan akun media sosial sudah harus dinon aktifkan atau dihapus”, tegas Zaini

Terutama tidak melakukan money politik, jika ada yang terbukti melakukan money politik, ada saksi pidana 4 tahun penjara dan 48 Juta denda uang yang siap menanti, bahkan diskualifikasi sebagai calon.

Larangan tersebut diatur di dalam UU No.7 Tahun 2017 tentang pemilu, dan PKPU No.23 Tahun 2018 tentang Kampenye.

“Jika ada peserta pemilu yang melakukannya, maka Bawaslu akan melakukan proses penindakan dugaan pelanggaran. Diharapkan warga dapat melaporkannya jika ada indikasi kampanye dan money politik di tengah masyarakat,” katanya.

Sebagai upaya mengantisipasinya, Bawaslu sudah mengirimkan surat administrasi terhadap aturan dan larangan tersebut.

Dalam penguatan pengawasan, Bawaslu menggerakkan semua Panwaslu Kecamatan, Kelurahan, serta 567 Pengawas TPS, serta Pamantau Pemilu, Relawan, dan masyarakat.

“Bagi masyarakat yang menemui adanya kegiatan kampanye dan dugaan money politik, segera laporkan ke jajaran pengawas untuk ditindaklanjuti, dalam penanganan dugaan pelanggaran,” imbaunya.

Penulis : Bie

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top