Arif Jumana Divonis 1 Tahun Penjara Oleh Pengadilan Tinggi Riau

  • Share
Tanjungpinang, SuaraKepri.com  Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Riau di Pekanbaru akhirnya menjatuhkan vonis 1 tahun penjara kepada oknum anggota DPRD Bintan Arif Jumana yang terlibat penggunaan narkoba jenis sabu di Sei Lekop Bintan Timur, Kijang.
Sedangkan dua rekan wanitanya, Suhartini alias Tini dan Sherli Yuni, divonis selama 6 bulan, yang harus menjalani rehabilitasi di Loka Rehabilitasi Batam.
Dalam putusan bernomor 75/Pid.Sus/2015. PBR pada Selasa (30/6/2015) ‎dan  diterima Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Hakim PT Riau yang diketahui N. Betty Aritonang SH, MH, Sugeng Riono SH, dan H. Erwan Munawar SH, menyatakan menerima banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dan memperbaiki putusan PN Tanjungpinang bernomor 15/Pid.Sus/2015/PN Tpg yang diputuskan pada 11 Maret 2015.
“Menyatakan terdakwa Arif Jumana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 bagi diri sendiri secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Arif Jumana dengan pidana penjara selama 1 tahun,” sebut hakim PT Riau dalam putusannya.
Jaksa Penuntut Umum, Rabuli Sanjaya SH, membenarkan telah menerima putusan banding PT Pekanbaru atas nama terdakwa Arif Jumana tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan telaah dan akan menyampaikan putusan tersebut kepada yang bersangkutan.
‎Sebelumnya, oknum anggota DPRD Bintan Arif Jumana bersama dua rekan wanitanya, Sherli Yuni dan Suhartini alias Tini, hanya divonis Hakim PN Tanjungpinang, selama 6 bulan masa rehabilitasi pada Rabu (11/3/2015) lalu.
Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim Parulian Lumbantoruan menyatakan, Arif Jumana dan Sherli Yuni serta Suhartini terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menggunakan Narkoba untuk diri pribadi masing-masing tanpa izin.
“Atas perbuatannya, terdakwa sebagaibagai mana identitasnya di atas divonis hukuman 6 bulan melaksanakan perobatan dan rehabilitasi di Panti Rehabilitasi BNN Kepri,” kata Parulian.
[sk]
  • Share