Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Kredit Plus, Pria Ini Diamankan Polisi

Inilah pria berinisial NP yang diduga menggelapkan uang perusahaan Kredit Plus yang berhasil diamankan oleh Polsek Tanjungpinang Timur, kasus ini pun diekspos pada hari Selasa (24/1)./F.Real

Tanjungpinang, SuaraKepri.com -Seorang pria berinisial NP terpaksa diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur karena diduga menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja.


Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. H. Ompusunggu, melalui Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Adam Yulizar Sasono melaksanakn Konferensi Pers Terkait pengungkapan Kasus Tindak Pidana Penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh NP di sebuah kantor Kredit Plus Tanjungpinang, pada hari Selasa (24/01/23).

banner 336x280

Adapun Kronologis Kejadian Pada hari Kamis Tanggal 30 Juni 2022 kantor Kredit Plus yang beralamat di Km. 9, Kota Tanjungpinang melaksanakan pengecekan pendataan dan audit keuangan hasil audit tersebut ditemukan penggelapan dana kantor sebesar Rp 132 juta yang dilakukan oleh pelaku sebagai ADMIN HEAD di Kantor Kredit Plus.

“Selanjutnya sejak dilakukan audit pelaku NP tidak diketahui keberadaannya. Atas kejadian tersebut Kredit plus Tanjungpinang mengalami kerugian sebesar Rp 132 juta dan selanjutnya Pihak Kredit Plus sebagai Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek,” ujar Adam.

Adapun Kronologis penangkapan Pada hari Rabu tanggal 18 Januari 2023 sekira pkl 16.30 Wib Tim Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Apriadi melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku NP dengan cara mengumpulkan bahan-bahan keterangan dari para saksi dan juga melakukan observasi tentang keberadaan pelaku NP.

“Dari hasil penyelidikan di ketahui keberadaan pelaku NP berada di Kota Batam. Selanjutnya tim unit reskrim Polsek Tanjungpinang Timur langsung memburu pelaku ke kota batam setelah sampai di kota batam tim langsung melakukan kerja sama dan koordinasi dengan tim Jatanras Polresta Barelang sehingga dapat di ketahui tentang keberadaan pelaku yg di ketahui berada di daerah batam kota dan selanjutnya Tim mengamankan pelaku untuk dilakukan Introgasi/wawancara,” jelasnya.

Dari hasil wawancara pelaku mengakui perbuatannya tersebut dan selanjutnya pelaku di amankan dan di bawa ke polsek Tanjungpinang Timur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku NP Pasal 374 KUHP,” tegas Adam.

Penulis : Real

Comment