Promo FBS
FBS Reliable Broker
NasionalTanjungpinang

Pentingnya Pers Lakukan Konfirmasi Ulang Press Rilis

1251
×

Pentingnya Pers Lakukan Konfirmasi Ulang Press Rilis

Sebarkan artikel ini
Dewan Pers mengadakan 'Pelatihan Peningkatan Kapasitas Media' yang digelar di Hotel Aston Batu 12 Tanjungpinang, Jumat (28/7/2023)./Fan

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Layak kah press rilis disebut berita atau produk jurnalis? Lalu, apa yang harus dilakukan perusahaan pers agar layak diterbitkan?

Berdasarkan penjelasan dari Winarto selaku Tenaga Ahli Dewan Pers, press rilis merupakan sumber informasi dan belum bisa disebut sebagai satu berita yang utuh.

Press rilis sebaiknya dikonfirmasi ulang untuk melengkapi data tersebut. Namun, kata dia, tidak semua juga press rilis harus dikonfirmasi ulang apalagi jika kegiatannya hanya seremonial atau kegiatan sederhana.

“Jika memang mau menaikkan press rilis, harus diedit lagi, diubah dan konfirmasi ulang. Karena press rilis itu sifatnya sumber informasi,” ujar Winarto saat menjadi narasumber pada kegiatan ‘Pelatihan Peningkatan Kapasitas Media’ yang digelar di Hotel Aston Batu 12 Tanjungpinang, Jumat (28/7/2023) dengan topik: “Press Release dan Media Sosial Sebagai Sumber Berita”.

Kemudian, ada juga pengecualian jika press rilis tersebut merupakan kerja sama dengan perusahaan pers dan tidak tidak bisa diubah/diedit. Namun harus disertakan dengan kode ADV atau ADVETORIAL.

Perusahaan pers, kata dia, tidak dilarang memuat press rilis. Namun sebaiknya buat berita produk sendiri dengan porsi yang lebih banyak sekaligus menjaga kredibilitas media itu sendiri.

Lalu, kenapa Dewan Pers menjadi press rilis ini menjadi salah satu topik yang dibahas saat pelatihan itu? Hal itu dikarenakan saat melakukan pendataan perusahaan pers, Dewan Pers menemukan fakta banyak media pers yang sebagian besar konten beritanya meng-copy-paste siaran pers (Press Rilis) dari berbagai institusi baik pemerintah maupun swasta.

Saat itu Winarto juga mengatakan agar perusahaan pers berhati-hati sebelum menerbitkan berita. Jangan pernah melupakan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) seperti yang dimuat di Undang-Undang (UU) Pers No.40 Tahun 19999 tentang Pers.

Di dalam UU itu sendiri sudah jelas disebutkan agar menerbitkan berita yang berimbang, tidak mencampurkan opini dengan fakta dan tidak boleh menyimpulkan karena itu bukan tugas wartawan.

Jika hendak menerbitkan berita yang ‘Hot News”, maka tetap usahakan mengkonfirmasi pihak yang terkait atau menuliskan fakta di lapangan serta tuliskan juga di berita paling bawah upaya apa saja yang telah kita lakukan sebelum menerbitkan berita itu.

“Misalnya, ada satu kejadian dan kita menghubungi pihak yang berwenang dan belum dijawab, tuliskan juga bahwa kita sudah berusaha melakukan konfirmasi dan belum dijawab. Jadi pembaca tahu jika kita sudah bekerja profesional,” jelasnya.

Mawardi memberi satu contoh, jika terjadi ledakan di satu lokasi dan wartawan sudah berada di lapangan, maka berita yang akan diterbitkan harus seputar fakta di lapangan soal ledakan itu.

Berita tidak bisa membuat opini atau menyimpulkan siapa pelaku peledakan bom tersebut. Sebab, itu merupakan wewenang aparat dan tugas media massa hanya menuliskan apa yang mereka sampaikan.

Contoh kedua, apabila si wartawan melihat truk tabrakan dengan mobil penumpang, maka yang bisa dituliskan adalah fakta seputar kejadian tersebut. Tidak bisa menuliskan bahwa kecelakaan tersebut akibat si sopir mabuk.

“Kalau pun sopirnya mabuk, maka yang mengatakan dia mabuk haruslah polisi. Barulah bisa kita tuliskan, menurut Kasatlantas keadaan sopir truk tersebut sedang mabuk saat mengemudi. Tugas kita mencari dan mengumpulkan data untuk dituliskan. Jangan beropini saat menulis berita,” bebernya.

Terkait konfirmasi, ini sangat penting. Sebab, jangan sampai ada yang dirugikan karena pemberitaan kita. Ujung-ujungnya akan bermasalah. Bisa diadukan ke polisi atau ke Dewan Pers.

Data Dewan Pers menunjukkan kecenderungan meningkatnya jumlah pengaduan masyarakat ke Dewan Pers terkait pemberitaan.

  • Tahun 2021 sebanyak 621 kasus
  • Tahun 2022 sebanyak 691 kasus
  • Januari-Juni 2023 sebanyak 437 kasus

Kebanyakan kasus pengaduan ini karena tidak ada konfirmasi. Jumlahnya sekitar 90 persen. Tidak melakukan uji informasi atau verifikasi fakta, berita berdasarkan sumber yang tidak kredibel, beritanya pun tidak berimbang, tidak akurat dan beropini menghakimi.

Terkait hak jawab, itu kewajiban perusahaan pers untuk menerbitkan semua keterangan seperti yang diminta narasumber yang mengadu.

Namun, Dewan Pers juga pernah menerima pengaduan dari masyarakat karena yang bersangkutan tidak menemukan kantor media yang menulisnya. Sehingga terpaksa mengadu ke dewan pers.

Salah satu kegunaan pendataan perusahaan pers dan verifikasi adalah untuk memastikan bahwa media tersebut memiliki alamat kantor yang real. Sehingga yang merasa dirugikan atas pemberitaan media itu bisa mendatangi kantor tersebut untuk menyelesaikan persoalan yang timbul.

Bahkan, kata dia, ada juga masyarakat yang memberikan hak jawabnya ke media lain. Padahal, bukan media itu yang memberitakannya. Hal itu dikarenakan alamatnya tidak jelas atau tidak percaya sama sekali dengan media tersebut.

Dewan Pers menggelar pelatihan tersebut dikuti puluhan pimpinan media massa, Pemred, wartawan dan redaktur. Diharapkan pengaduan-pengaduan seperti itu tidak ada di Kepri. (Martunas)

Comment

Mengulas PG Soft Mahjong Ways melalui Dinamika Sistem dan Respons Pengguna Game Online
Kasino Online dan Teknologi Cerdas Makin Terhubung dengan Pola Live Server Modern
Eksperimen Statistik Menyoroti Strategi Bertahap untuk Membaca Konsistensi Pola Bermain
Saat Resesi Global Diprediksi Memuncak, Whale Disebut Melirik Roulette Volatilitas Rendah Microgaming
Penggunaan Statistik Menjadi Fondasi Baru untuk Keputusan Parlay yang Lebih Rasional
Teknologi Adaptif Modern Membentuk Ulang Pola Digital Komunitas Game Online Indonesia
Integrasi Big Data Modern Membuat Infrastruktur Analitik PG Soft Semakin Optimal
Teori Neural Pattern Mutation Membahas Perkembangan Tempo pada Jalur Interaktif Berlapis
Scatter Hitam Bonanza Gold Jadi Manuver Baru yang Menarik Perhatian Pemain Digital
Menelaah Terobosan Pola Interaktif Digital dan Teknologi Prediktif PGSoft Masa Kini
Kajian Komputasional Variansi dan Konsistensi RTP dalam Simulasi Permainan Digital
Dinamika Algoritma serta Distribusi Statistik pada Permainan Digital Bertema Strategis
Eksplorasi Probabilitas dan Ragam Hasil dalam Algoritma Permainan Berbasis RTP
Analisis Statistik Variansi Hasil pada Model Permainan Digital dengan RTP Fluktuatif
Pengembangan Model Data untuk Menilai RTP dalam Lingkungan Permainan Interaktif
Analisis Model Probabilitas Dinamis terhadap Perubahan RTP pada Sistem Digital, Teknologi AI dan Rekapan Data
Dinamika Distribusi Data Mahjongways dan Peluang pada Mekanisme Permainan Game Digital Modern
Evaluasi Algoritma Perhitungan RTP Mahjongways Game Online melalui Pendekatan Statistik Multivariabel Terkini
Dampak Variansi Statistik terhadap Pola Hasil dalam Simulasi Permainan Mahjong Ways 2 Digital
Analisis Statistik Komputasional tentang Distribusi RTP pada Mekanisme Permainan Mahjong Wins 3 Digital
Kajian Probabilitas RTP Dinamis pada Sistem Permainan Digital Berbasis Algoritma Adaptif
Evaluasi Sebaran Probabilitas Menggunakan Data Simulasi dalam Sistem Permainan Digital
Pendekatan Statistik Eksperimental untuk Mengkaji Variasi Hasil Permainan Digital
Struktur Probabilitas dan Statistik pada Mekanisme Permainan Digital Berbasis Sistem
Model Analitis Perubahan Peluang pada Sistem Permainan Digital Berbasis Data
Analisis Sistem Algoritmik terhadap Pola Data Hasil Permainan Digital Berkala
Daftar Kajian Data Empiris tentang Dinamika Sistem Acak Mahjongways dalam Permainan Game Digital
Studi Probabilitas Terapan pada Pola Data Hasil Main dalam Sistem RTP Game Online Modern
Model Prediktif Statistik untuk Memahami Dinamika Permainan Mahjong Ways 2 Digital Berbasis Acak
Official Interpretasi Data Probabilitas pada Sistem Permainan Mahjong Wins 3 Digital dengan Mekanisme Acak
Analisis RTP Live Terbaru Membantu Merancang Pendekatan yang Lebih Teliti dan Objektif
Riset RTP Berbasis Data Membantu Mengenali Faktor yang Mendukung Efektivitas Aktivitas
Observasi Perubahan RTP Membantu Mengenali Tren yang Berpotensi Menjaga Konsistensi Hasil
Pembacaan Grafik Performa Permainan Membantu Menemukan Tren RTP Tersembunyi yang Cukup Signifikan
Analisis Spin Pembuka Kian Disorot untuk Membaca RTP Mahjongways Modern Menuju Rp28 Juta
Efisiensi Strategi Adaptif dalam Mengatur Variasi Performa Game Digital Stabil untuk Jangka Menengah
Transformasi Studi Membantu Putaran: Membaca Momentum Gameplay Modern yang Lebih Efisien dan Konsisten
Pendekatan Berbasis Data Dipakai untuk Membaca Timing yang Mendukung Akurasi Strategi Game AI Real-Time
Riset Kajian Scatter Dinilai Lebih Efektif Ketika Pemain Memahami Batas Putaran Wajar
Statistik Metode Terukur untuk Membantu Meningkatkan Efektivitas Hasil dalam Jangka Pendek