Herman Salut : Mempertahankan Kemerdekaan Itu Tidak Senang
TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Salah satu veteran, Sertu (Purn) Herman Salut mengaku sangat terhalu setiap mengikuti renungan suci setiap peringatan hari Kemerdekaan RI. Hal ini sangat terlihat saat ia dan veteran lainnya ikut meneteskan air mata di acara renungan suci yang dipimpin oleh Danrem 033 Wira Pratama, Brigjend B. Zuhirman, pada Minggu dini hari (17/8).
Herman sendiri merupakan veteran yang turut mempertahankan kemerdekaan RI setelah merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. “Saya pernah ikut dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Pernah juga turut dalam ganyang Malaysia hingga merebut Irian Barat kala itu,” ujar pensiunan dari TNI AL tersebut.
Ia sendiri pensiun pada tahun 1996, dengan pangkat terakhir Sersan Satu TNI AL. “Terakhir saya pernah ikut menumpaskan GPK di Aceh. Sempat keliling Indonesia saat masih aktif bertugas dan kebanyakan di Tanjungpinang. Dan terakhir dilempar tugas di Tanjungpinang hingga pensiun,” paparnya.
Banyak kisah suka duka yang pernah dirasakan oleh Herman bersama rekan-rekan seperjuangannya saat itu. Hingga kini ia masih terkenang pahit dan asam garam dalam mempertahankan kemerdekaan ini.
“Makanya kami (Para Veteran) sering sedih hingga meneteskan air mata melihat rekan-rekan dan teman kami yang telah mendahului, terbaring di pusara makam pahlawan ini,” ungkapnya.
[sk]







Comment