Connect with us

Bupati Natuna Serahkan Gajinya Untuk Penanganan Covid-19

Natuna

Bupati Natuna Serahkan Gajinya Untuk Penanganan Covid-19

Natuna, SuaraKepri.com – Bupati Kabupaten Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, Msi menanggapi serius adanya wabah Corona atau COVID-19 yang terhitung sampai tanggal 26 Maret 2020 untuk skala nasional telah menginfeksi 893 kasus di Indonesia (sumber : www.covid19.go.id) dan telah berimbas merugikan ke berbagai sektor dan berdampak kepada menurunnya kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Bupati Natuna memerintahkan seluruh jajaran di Kabupaten Natuna untuk membantu kinerja Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna semaksimal mungkin supaya Natuna bersih dari Corona Virus.

Adapun upaya yang dilakukan untuk penanganan wabah covid-19, Pemkab Natuna menyediakan anggaran Rp15 Milliar yang dialokasikan sebesar-besarnya untuk kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Selain itu, Bupati Natuna juga menyerahkan gaji bupatinya kepada Satgas untuk dipergunakan sebagai intensif dan bantuan kebutuhan pokok bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan wabah ini.

“Teknis alokasinya diserahkan sepenuhnya kepada Ka Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna,” ujar Bupati Natuna, Hamid Rizal kepada suarakepri.com

Bupati juga meminta agar siapapun yang memasuki Kabupaten Natuna baik melalui laut maupun udara, untuk diperiksa kesehatannya dan melalui sanitasi oleh petugas tanpa kecuali, dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari untuk mengantisipasi adanya virus yang terbawa dari luar Natuna.

Kepada masyarakat luas, diharapkan kesadarannya untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun, menjaga jarak aman, tidak berkerumun dan memakai masker bagi yang menderita batuk, pilek atau sedang tidak enak badan.

Kebijakan untuk bekerja dari rumah bagi ASN, belajar di rumah bagi para pelajar, membatasi diri untuk tidak bepergian jika tidak sangat penting, meniadakan acara-acara yang sifatnya mengumpulkan massa dan berkoordinasi dengan unsur pimpinan lainnya di Natuna adalah juga bentuk upaya pencegahan yang diharapkan bisa efektif.

Menurut Hamid Rizal, Natuna diuntungkan dengan posisi geografisnya yang terpisah jauh dengan wilayah Indonesia lainnya.

“Sehingga mestinya tidak sulit melakukan kontrol terhadap lalulintas manusia dan barang yang dicurigai akan membawa virus corona masuk ke Natuna, namun hal ini hanya bisa dilakukan dengan baik jika seluruh unsur pemerintah dan masyarakat memiliki kesadaran yang baik,” pungkasnya.

(Jali)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Natuna

To Top