Connect with us

DPRD Kepri Ingatkan Etika Pelantikan di Karimun

Tanjungpinang

DPRD Kepri Ingatkan Etika Pelantikan di Karimun

Terkait Pernyataan Sekda Kepri, Pelantikan Tidak Perlu Dihadiri DPRD Kepri

Tanjungpinang – Anggota DPRD Kepri dari Partai Hanura hanya ingin mengingatkan lagi etika atau tradisi pelantikan saat Nurdin Basirun dan  Arif Fadillah masih menjabat di Karimun. Hal ini ia sampaikan adanya pernyataan dari Sekda Kepri, Arif Fadillah bahwa pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemprov Kepri kemarin tidak perlu dihadiri oleh DPRD Kepri.

Sebelumnya diketahui, bahwa pelantikan pada hari Senin, 7 November 2016 tidak ada mengundang pihak DPRD Kepri dan unsur Muspida.

“Seingat kita, saat mereka masih menjabat di Karimun kemarin, selalu mengundang pihak DPRD dan unsur Muspida setiap adanya pelantikan pejabat di lingkungan pemerintahannya mereka,” ujar Rudi Chua saat dihubungi SuaraKepri, pada hari Rabu (9/11).

Rudi pun merasa heran, kenapa pada saat pelantikan ini, untuk pertama kali kepemimpinan Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri, tidak ada mengundang DPRD Kepri dan Unsur Muspida yang ada.

“Kita hanya meminta Sekda Kepri untuk menjaga hubungan baik antara Pemprov Kepri dan DPRD Kepri yang selama ini ada. Janganlah mengeluarkan statment yang dapat merusak harmonisasi ini,” tegasnya.

Setahu Rudi, baik itu Nurdin dan Arif selalu mengundang pihak DPRD Kepri dan Unsur Muspida yang ada sejad memimpin Karimun.

“Kita memang tidak begitu mengharapkan pihak Pemprov Kepri mendapatkan masukan dari DPRD Kepri untuk penempatan pejabat eselon di struktur pemerintahannya, tapi sekurang-kurangnya mereka harus dapat mengundang DPRD dan Unsur Muspida Kepri dalam acara pelantikan,” ungkapnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top