Connect with us

Gerak Cepat Tim SAR Lakukan Pertolongan Untuk Nelayan

Natuna

Gerak Cepat Tim SAR Lakukan Pertolongan Untuk Nelayan

Natuna, suarakepri.com – Tim SAR Kabupaten Natuna melaksanakan operasi SAR terkait laporan adanya Kapal Nelayan mengalami kerusakan pada Propeller di arah tenggara dari Pelabuhan Penagi, Kabupaten Natuna, Rabu, (29/01) Malam.

Dalam operasi ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna menerjunkan satu unit Rigid Inflatable Boat ke lokasi di kordinat 03°37.344″ N 108°47.691″ E.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Mexi Bekabel mengatakan, Tim Basarnas berhasil menemukan korban setelah menempuh hampir 2 jam perjalanan menuju titik koordinat yaitu 30 Mil dari Pelabuhan Penagi.

“Setelah kami berkoordinasi, akhirnya mendapatkan kepastian dan titik koordinat, sehingga mempermudah kami dalam operasi pencarian,” jelas Mexi.

“Tim bergerak pukul 22:31wib dan tiba pada pukul 00.05 Wib. Saat ditemukan, Nelayan bernama Rasu Siwanto (40) warga Sungai Ulu Maligai dalam keadaan baik,” tambahnya.

Namun, jelas Mexi, nelayan yang pompongnya mengalami kerusakan pada propeller tersebut menolak di evakuasi oleh Tim SAR Natuna.

“Pak Rasu tidak mau di evakuasi. Beliau kurang berkenan jika pompongnya tidak dibawa sekalian,” ucap Mexi.

“Kami sudah bekerja sesuai SOP. Yang paling utana, SAR wajib menolong nyawa korban,” jelas Mexi.

Untuk itu, Tim SAR meminta nelayan bersangkutan untuk mendatangani surat pernyataan tidak mau di evakuasi dan tetap bertahan di pompong.

“Kami minta beliau tandatangan surat pernyataan. Kami tidak mau nanti terdegar kami tidak bekerja,” papar mexi.

Pantaun media suarakepri.com di lapangan. Nelayan tetap ingin bertahan di pompong sambil menunggu jemputan rekannya.

Saat di jelaskan bahwa Tim SAR hanya fokus utama pada nyawa beliau. Nelayan tersebut tetap bersikukuh tidak mau meninggalkan pompongnya.

“Kalau pompong ini tidak sekalian dibawa, besok dan seterusnya saya mau kerja pakai apa pak,” ujar Rasu pada Tim SAR.

“Rekan saya beberapa jam lagi sampai. Jadi saya tetap disini menunggu mereka,” tutupnya.

Laporan : M. Rozali

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Natuna

To Top