Connect with us

Karam Dihantam Badai, Satu ABK KM. Sidiq Meninggal Dunia

Natuna

Karam Dihantam Badai, Satu ABK KM. Sidiq Meninggal Dunia

Natuna – KM. Sidiq mengalami kecelakaan Laut setelah di hantam badai dan gelombang di Perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna. Minggu (28/06).


Akibat insiden tersebut, Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK), Husaini (54) asal Ketapang, Kalimantan Barat meninggal dunia. Sedangkan enam ABK lainnya berhasil diselamatkan oleh Kapal GUOYUAN 28 Berbendra China yang sedang melintas.


“KM. Sidik berangkat dari pelabuhan Tanjung, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur Laut dengan tujuan Mempawah. Kapal tersebut membawa muatan ikan, namun sesampainya di Perairan subi, Kapal di terjang badai hingga karam,” ujar Kepala KKP Natuna, Mexianus Bekabel, Senin Dinihari (29/06) di pelabuhan Tanjung Payung Penagi.


“Setelah beberapa jam terombang ambing, akhirnya ketujuh korban ditemukan oleh kapal GUOYUAN 28 yang sedang melintas di perairan tersebut,” jelasnya.


Sehingga, lanjut Mexi, KPP Natuna diminta untuk mengevakuasi korban tersebut ke daratan karena kondisi ABK lemah dan ada yang meninggal dunia.


“KPP Natuna langsung berkoordinasi dengan instansi terkait seperti, TNI-Polri, Dishub, BMKG, KKP, Diskes dan Tim Gugus Covid-19. Lalu Tim SAR Gabungan langsung melakukan Evakuasi Korban dari Kapal GUOYUAN 28 mengunakan KN. SAR Sasikirana,” paparnya.


Saat ini, korban selamat dan meninggal sudah dibawa kerumah sakit untuk ditangani tim medis.


Adapun data Korban yang selamat yaitu, Nakhoda Kapal, Porqan (27), kemudian Kru Kapal, Sudarman (38), Alfian (53), Teguh (29) yang nerupakan Warga Kabupaten Mempawah. Kemudian Jamuris (55) warga Tanjung, Kabupaten Natuna, Lendra (33) warga Pontianak.


Selanjutnya, sambung Mexi, untuk para korban diserahkan kepada pihak terkait untuk penanganan selanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Natuna

To Top