Connect with us

KPU Natuna Gelar Tande Mule Gawai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020

Natuna

KPU Natuna Gelar Tande Mule Gawai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020

Natuna, suarakepri.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Natuna gelar Tande Mule Gewei (Lounching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Natuna Tahun 2020.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bola Kaki Sri Srindit di hadiri oleh Komisioner KPU RI yaitu, Ketua Devisi SDM, Organisasi Diklat dan Litbang KPU RI, Ilham Saputra, Anggota Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau, Parlindungan Sihombing, Anggota Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau, Priyo Handoko, Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau, Lucky Zaiman Prawira dan Kabag KPU Provinsi Kepulauan Riau, Aldetra.

Ketua KPU Natuna, Junaidi Abdilah menjelaskan, bahwa kabupaten natuna adalah wilayah yang mempunyai karakteristik dan keunikan tersendiri di Provinsi Kepri, dimana KPU kabupaten Natuna adalah salah satu kabupaten yang mempunyai pulau yang terpisah dengan rentang jarak yang jauh.

“Natuna terdiri dari 15 kecamatan dengan 70 Desa dan 7 Kelurahan. 97 Persen wilayah Natuna adalah laut tentu ini menjadi tantangan yang luar biasa dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Natuna yang akan berlangsung pada tanggal 23 September 2020 nanti,” jelas Junaidi pada sambutannya.

“Namun semua itu bisa diatasi dengan kita sama-sama saling bahu-membahu Semoga kita bisa melaksanakan pemilihan ini dengan baik, aman dan tidak ada hal-hal yang memicu terganggunya ketertiban dan keamanan masyarakat di kabupaten Natuna,” Tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti mengapresiasi kepada lembaga KPU, Bawaslu pihak pengamanan dan seluruh unsur yang terlibat dalam pesta demokrasi di Kabupaten Natuna ini.

“Selama ini dalam pilkada maupun pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden telah menunjukkan bentuk kedewasaan berpolitik dan perbedaan saudara sekalian dapat menjunjung tinggi persamaan hak sebagai implementasi kebebasan untuk memilih maupun dipilih sebagai tokoh partai politik yang berada di pentas demokrasi pemilihan umum,” ujar Ngesti.

Menurut Ngesti, Hal ini merupakan prestasi semua pihak dan harus terus dipertahankan terutama bagi mewujudkan iklim kondusif Dalam melaksanakan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua mengerti akan prosedur menghargai segala prosesnya dan tentunya menyikapi berbagai peristiwa dinamika pemilu dengan lebih arif dan bijaksana,” tuturnya.

Anggota Komisioner KPU RI, Ilham Saputra menjelaskan, tahapan pilkada 23 September nanti, kabupaten Natuna bersamaan dengan 269 daerah lainnya yang akan melaksanakan pilkada serentak.

Ia berharap proses Pilkada Kabupaten Natuna nanti bisa berjalan dengan baik dan aman

“saya mendapatkan laporan, selama ini di kabupaten Natuna tidak banyak masalah, dinamika dapat diatur dengan baik. Saya kira perlu di pertahananka,” ucapnya.

“Pilkada ini adalah wahana untuk mencari pemimpin terbaik. Kalau ada potensi pelanggaran yang dilakukan oleh KPU, laporkan ke bawaslu natuna, jika ada pelanggaran etik, lapor ke BKPP,” jelas Ilham.

Laporan : M. Rozali

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Natuna

To Top