Connect with us

Lis Darmansyah Mendorong Pemda Kembali Mendata Warga Yang Layak Dapat Listrik Subsidi

Tanjungpinang

Lis Darmansyah Mendorong Pemda Kembali Mendata Warga Yang Layak Dapat Listrik Subsidi

Tanjungpinang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Lis Darmansyah mendorong dan meminta pemerintah daerah (Pemda) tingkat kota/kabupaten di Kepri untuk mendata ulang warga yang layak menerima subsidi listrik ditengah pandemi covid-19.

Karena berdasarkan informasi yang ia peroleh, masih banyak warga yang tidak dapat menikmati daya listrik subsidi yang kini diberikan pemerintah pusat saat ini.

Tiga bulan sebelumnya, rumah warga berdayanya sebesar 450 VA dan 900 VA telah merasakan meteran gratis, dengan ketentuan sebagai meteran bersubsidi.

“Seharus pemerintah, melalui dinas sosialnya kembali mendata rumah-rumah warga yang menerima token listrik gratis. Apalagi saat ini pemerintah telah memperpanjang hingga bulan September 2020 ini,” ujar Lis yang saat mengadakan konferensi pers bersama Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kepri dan PLN UP3 Tanjungpinang, di Morning Bakeri, Km. 8 atas, Kamis pagi (02/7).

Lis melanjutkan, Dinsos diperbantukan oleh perangkat lainnya seperti kelurahan seharus turun lagi untuk mendata kembali warga yang layak mendapatkannya.

Sebagai informasi, tak semua warga miskin dapat listrik gratis dari pemerintah. Kebijakan Presiden Jokowi yang menggratiskan listrik hanya berlaku untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA. Syarat listrik gratis PLN bagi pelanggan daya 450 VA diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020.

Menurut data PT PLN (Persero), jumlah pelanggan dengan daya 450 VA saat ini tercatat sebanyak 24 juta pelanggan. Listrik gratis PLN bagi pelanggan golongan ini berlaku selama 3 bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020. Lalu program ini diperpanjang hingga bulan September.

Pelanggan dengan daya 450 VA sendiri memiliki keterbatasan konsumsi listrik, lantaran listrik hanya bisa digunakan untuk keperluan penerangan yang cukup dan perangkat yang tak menghabiskan banyak daya seperti kipas angin dan sebagainya.

Pelanggan dengan daya 450 VA sendiri memiliki keterbatasan konsumsi listrik, lantaran listrik hanya bisa digunakan untuk keperluan penerangan yang cukup dan perangkat yang tak menghabiskan banyak daya seperti kipas angin dan sebagainya.

PLN sebenarnya sudah tak melayani pemasangan baru untuk listrik daya 450 VA, kecuali untuk pelanggan yang masuk di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) No. 32 Tahun 2019 tentang Mekanisme Perubahan Subsidi Tarif Tenaga Listrik Rumah Tangga.

Dalam Pasal 4 disebutkan, bahwa Rumah Tangga Miskin (RTM) dan tidak mampu yang belum tersambung listrik dapat mengajukan permohonan penyambungan listrik dengan daya 450 VA atau 900 VA. Kemudian, PT PLN (Persero) wajib melayani permohonan penyambungan sebagaimana dimaksud itu.

Pelanggan dengan daya 450 VA sendiri memiliki keterbatasan konsumsi listrik, lantaran listrik hanya bisa digunakan untuk keperluan penerangan yang cukup dan perangkat yang tak menghabiskan banyak daya seperti kipas angin dan sebagainya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top