Connect with us

Mayjen (Purn) TNI Mochamad Nasir Anak Pedagang Ikan Bertekad Bangun Kepri melalu Parlemen

Lingga

Mayjen (Purn) TNI Mochamad Nasir Anak Pedagang Ikan Bertekad Bangun Kepri melalu Parlemen

Lingga, SuaraKepri.com – Mayjen TNI (Purn) Mochamad Nasir (63), putra terbaik Indonesia, yang berasal dari Desa Sungai Buluh, Kabupaten Lingga, bertekad membangun kampung halaman Kepulauan Riau (Kepri) melalui jalur parlemen.

“Kini waktunya saya berjuang melalui parlemen untuk membawa aspirasi masyarakat dan membangun kampung halaman saya di Kepri. Potensi kelautan di Kepri ini sangat baik,” kata Nasir dengan semangat Kepada Suarakepri.com, Kamis (11/04/19)

Ayah nya bekerja sehari-hari sebagai pedagang ikan serta ibu sebagai penyadab getah karet, Nasir pun bertekat meningkatkan pendapatan masyarakat Kepri dari hasil laut, karna dengan hasil laut, sudah banyak anak-anak pesisir yang bisa bersekolah hingga keperguruan tinggi bahkan sukses.

Maka dari itu, mantan Kepala Staf Pangdam Sriwijaya ini memilih kendaraan politiknya Partai Demokrat. Ia tertarik misi partai berlambang mercy ini untuk mewujudkan keinginan luhur rakyat Indonesia mencapai pencerahan dalam kehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

“Maka inilah saat yang tepat saya kembali ke kampung halaman Kepulauan Riau untuk bersama berbakti untuk negeri,” Ujar mantan Danpussenif ini.

Selain itu, Mayjen (Purn) TNI Mochamad Nasir, yang di usung Partai Demokrat dengan Nomor Urut O2 Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau (Kepri), berharap kepada masyarakat Kepri Khususnya, mendukung langkahnya ini dan memohon sport yang sebesar-besarnya, untuk menuju Kepri barisan terdepan ke-Maritiman

Diketahui, selama 33 tahun berkarir di militer, beberapa penugasan penting untuk mempertahankan kedaulatan NKRI pernah diembannya antara lain operasi di Timor Timur dan penumpasan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Tidak sampai disitu, Alumnus Akademi Militer 1980 ini pun, berhasil mengatasi kerusuhan sosial di Banjarmasin ketika itu menjabat wakil Asisten Operasi Kodim VI Kalimantan Timur.

lantas Nasir dipercaya menjabat Asisten Operasi Kodam XVI Ambon. Tahun 2003, pasca kerusuhan di Ambon masih berstatus darurat, Tapi, Nasir mampu mengubah status itu menjadi tertib sipil.

Penulis : Rian

Continue Reading
Advertisement
Baca juga berita berikut...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Lingga

To Top