Connect with us

Pasar Baru Akan Direvitalisasi Dengan Anggaran Rp 130 Milliar

Tanjungpinang

Pasar Baru Akan Direvitalisasi Dengan Anggaran Rp 130 Milliar

Tanjungpinang – Terkait akan dilakukan revitalisasi Pasar Baru 1, 2, Pasar Ikan dan Pasar KUD, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP beserta tim langsung turun ke pasar untuk meninjau lapangan proyek tersebut, Rabu (16/10).

Diketahui bahwa untuk pembangunan pasar tersebut anggaranya bersumber dari pemerintah pusat atas inisiasi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Meskipun semula dilakukan peninjauan ke lokasi sebelumnya yakni di Jalan Salam.

Namun dibatalkan karena harus melalui beberapa tahapan yang harus diselesaikan dalam waktu yang tidak bisa disegerakan.

Untuk itulah, revitalisasi pasar tersebut dialihkan ke pasar yang ada, yaitu di Pasar Ikan Pelantar 2 dan Pasar Baru.

Usai meninjau, Rahma mengatakan untuk anggaran merevitalisasi pasar tersebut bersumber dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp130 miliar.

“Kita harap dengan adanya revitalisasi Pasar Baru ini dapat membantu masyarakat untuk lebih leluasa dan nyaman untuk ke pasar, maka dari itu kami turun dengan tim yang akan mengkaji tentang solusi terbaik untuk pembangunan pasar ini, ada beberapa kajian seperti AMDAL dan akses,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan pembangunan, Rahma mengatakan pada tahun 2020 akan dimulai pelaksanannya. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya para pedagang untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat khususnya para pedagang, tujuannya baik untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang akan berbelanja,” ujar Rahma.

Selanjutnya, terkait pedagang yang belum memiliki lapak atau kios Rahma juga menginginkan agar para pedagang di pasar tersebut untuk didata kembali, dikarenakan banyak para pedagang berjualan tidak di kios-kios yang ada.

“Kita harap para pedagang yang belum memiliki lapak atau tempat berjualan, agar segera di data karena masih banyak lapak, meja dan kios yang masih kosong, ini semua kita serahkan kepada BUMD agar dapat menemui para pedagang tersebut,” pungkasnya.

Rahma dalam hal ini turun bersama stakeholder teknis terkait revitalisasi Pasar Baru tersebut seperti Kepa Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, DR. H. Ahmad Yani, MM, M.Kes, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, H. Bambang Harianto, M.Si, Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Hendri, ST, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Nadzib Agus Setia Budi, S.Pd, Dirut dan Direksi BUMD serta tokoh masyarakat

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top