Connect with us

SuaraKepri.com

Perkenalkan, Parji Aji Capres Ponorogo dari Partai Kandang Kebo

Nasional

Perkenalkan, Parji Aji Capres Ponorogo dari Partai Kandang Kebo

Perkenalkan, Parji Aji Capres Ponorogo dari Partai Kandang Kebo 2Dinilai Gila, Parji Aji Tetap PD

SuaraKepri.com – Meski tidak mendapatkan dukungan partai, Parji Aji Hanengker atau yang lebih akrab dipanggil Ajiker Warga Dusun Bandungan Desa/Kecamatan Slahung Ponorogo mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden RI pada Pilpres 2014. Ajiker mengaku siap diuji oleh pakar ekonomi dan militer untuk membawa Indonesia yang lebih cemerlang.

“Saya siap menjadi tumbal Indonesia, susah satu orang (Ajiker) makmur seluruh nusantara. Saya siap jadi intepe (keraknya) neraka untuk memajukan Indonesia. Inilah tujuan saya memajukan Indonesia dengan melukisnya untuk lebih baik dengan mencalonkan diri sebagai presiden. Meski saya rakyat kecil saya tidak takut bersaing dengan capres-capres yang ada,” ujar Ajiker pada merdeka.com, Selasa (6/5).

Partai Kandang Kebo yang diikuti lelaki kelahiran 25 Desember 1968 ini diyakini bisa membawanya menjadi presiden RI.

“Kalau orang kampung langkah saya ini dianggap gila itu hal biasa dan saya memaklumi. Memang secara logika ini seperti tidak mungkin, namun non logika ini sangat mungkin. Saya siap diuji oleh pakar-pakar, pakar ekonomi, militer dan lain sebagainya untuk menjadi capres,” ujarnya.

Parji mendeklarasikan diri sebagai bakal capres alternatif di desanya pada Minggu (4/5) kemarin. Slogan ‘Muda Aktivis Gerakan Pembaharuan Pembangunan Indonesia Menuju Bintang-Bintang’ (Menuju Indonesia Raya) adalah yang menyemangati lelaki tamatan SMA ini.

Buktinya meski langkahnya dianggap gila, dia didukung oleh ratusan warga Dusun Jaten dan Dusun Bandungan Kecamatan Slahung saat mendeklarasikan diri sebagai capres di lapangan Desa Beji.
Dalam falsafah Jawa, seorang lelaki Jawa harus memiliki lima hal dalam hidupnya untuk mencapai kesempurnaan yakni Wismo (rumah), Wanito (istri) Turonggo (kendaraan) Kukilo (burung peliharaan) dan Curigo (keris). Namun falsafah tidak berlaku bagi Parji Aji Hanengker, Capres Asal Ponorongo dari Partai Kandang Kebo ini, tak perlu keris untuk maju sebagai calon presiden.

“Pusaka saya hanya keyakinan dan bukan keris, perjuangan tanpa keris juga tidak apa-apa kok. Keyakinan sayalah yang membawa untuk menjaga Indonesia agar lebih baik,” ujar lelaki yang memiliki gaya pidato ala Bung Karno dan dandanan ala Panglima Besar Jenderal Sudirman ini pada merdeka.com, Selasa (6/5).

Masih menurut Ajiker, sebagai calon presiden dia mengaku tidak memiliki pasukan atau tim sukses yang tertata rapi seperti halnya capres yang sudah bermunculan. “Ibarat panglima perang saya ini panglima tanpa prajurit,” tukasnya.

Ajiker mengaku pengalamannya sejak tahun 1995 di Partai Kandang Kebo telah menggodoknya menjadi orang yang kuat. “Saya keluar ini memang saatnya, sebab negara ini perlu diperbaiki di berbagai sistem yang ada, terutama di bidang birokrasinya,” jelasnya.

Disinggung berapa uang yang dipersiapkan untuk maju sebagai capres, Ajiker hanya tertawa tanpa menjawab pasti. “Hehehee, pokoknya ada, sebab saya telah banyak bekerja di berbagai bidang. Dan itulah yang menjadikan saya berani menjadi tumbal Indonesia,” jelasnya.

Di akhir wawancara disinggung soal syarat presidential threshold 20 persen kursi parlemen menyulitkan dirinya maju menjadi calon presiden, Ajiker hanya menjawab dengan santai. “Itu kan aturannya, tapi sebagai warga negara saya tidak boleh maju sebagai capres,” tandasnya.

[sk]

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Nasional

To Top