Connect with us

Rumdis SDN 002 Pulau Galang Rusak Parah Dan Kekurangan Kursi

Batam

Rumdis SDN 002 Pulau Galang Rusak Parah Dan Kekurangan Kursi

Minta Wali Kota Batam Turun Langsung

Batam, SuaraKepri – Kisah rumah dinas (rumdis) guru sekolah dasar negeri (SDN) 002 di daerah Hinterland (Pulau Terpencil) di Pulau Galang, Batam didera kerusakan parah dan sudah tidak layak huni, bukanlah hal baru.

Lima unit bangunan rumdis guru tersebut, nyaris roboh. Sebagian dinding rumah berlubang, atap serta atapnya yang dari seng sebagian telah lapuk.

Selain rumdis guru, bangku sekolah bagi murid SDN 002 Pulau Galang sudah tidak cukup dan banyak yang rusak. Hal ini juga sering menggangu aktivitas belajar mengajar.

“Bapak tengoklah perumahan guru dekat sini, macam mana kami nak tinggal disini pak. Dan kalau dalam kelas murid sering kelahi pak, gara-gara kursi tak cukup, banyak kursi yang rusak,” Kata Parman, guru honorer SDN 002, Dusun Pasir Panjang, Kelurahan Cate, Kecamatan Galang.

Menurutnya, dari satu bangunan terbagi tiga ruangan tempat tinggal di rumdis guru ini, sudah bertahun-tahun dalam keadaan rusak, sehingga tidak ada seorang pun guru di sekolah itu, bertempat tinggal di rumah dinas tersebut.

“Memang sudah lama rusak begini.Bangku untuk para murid banyak yang rusak. Bahkan para murid pun diharuskan satu kursi, duduk berdua karena jumlah kursi tidak sebanding dengan jumlah murid,” jelasnya.
Namun, hingga sekarang ini, tidak ada tanda-tanda akan dilaksanakan perehaban atau perbaikan.

“Tiap dilaksanakan musrenbang, kita mengajukan agar bangunan rumah dinas itu diperbaiki. Tak tahu lah sampai sekarang belum ada respon dari pemerintah,” bebernya.

Bagaimana pun katanya, bangunan rumdis guru yang rusak itu, sangat mendesak diperbaiki.

Terlebih lagi mengingat para guru yang mengajar di sekolah itu, berasal dari luar wilayah Dusun Pulau Panjang, Galang dan harus bolak-balik antar pulau.

“Jika ada bangunan rumah dinas itu, maka dipastikan tidak ada lagi alasan para guru untuk tidak datang mengajar, karena hujan, angin kencang dan sebagainya. Selain itu, para guru yang mengajar di sekolah itu bisa bertempat tinggal di rumah dinas yang berada lingkungan sekolah tersebut, sehingga proses belajar dan mengajar bisa berjalan lancar,” paparnya.

Mereka pun berharap kepada Wali Kota M Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar yang baru dilantik beberapa hari ini, bisa turun langsung ke sekolah mereka.

“Kami harap, Pak Rudi dan Pak Amsakar dapat turun langsung untuk melihat kondisi sekolah kami yang jauh dari kelayakannya dan minim fasilitas,” pintanya. (Ade)

[sk]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Batam

To Top