Connect with us

Siswandi Buka Musrenbang RPJPD Natuna

Natuna

Siswandi Buka Musrenbang RPJPD Natuna

Natuna, suarakepri.com – Sekda Natuna Wan Siswandi secara resmi membuka Musrenbang RPJPD Natuna 2005-2025. Kamis (07/11) di gedung Sri Serindit Ranai.

Dijelaskan Siswandi pada sambutannya, pada tahun 2005 lalu, Natuna mempunyai program jangka panjang dikenal dengan istilah Natuna MAS 2020.

“Dalam perjalanan waktu, ada banyak perubahan-perubahan seperti di bidang kelautan, kehutanan, masalah Migas, kewenangannya sudah ditangan Pemerintah Provinsi,” ucapnya.

Mengenai hal tersebut, lanjut Siswandi, Jika dipaksakan program panjang terdahulu, tentu keuangan daerah tidak akan sanggup untuk mengelolanya. Disinilah perlunya dilakukan perubahan.

“Guna menyesuaikan pelaksanaan program Jangka Panjang Daerah, tentunya kita meletakan hal-hal yang perlu diselaraskan. Agar terciptanya natuna maju, tentunya”, sebutnya.

Kepala BP3D Natuna Mustafa Albakry, yang diwakili Kabid Sosial Budaya Sri Riawati menyampaikan, RPJPD adalah perencanaan sebuah dokumen pembangunan jangka panjang dua puluh tahun, untuk memberikan panduan pelaksanaan pembangunan jangka menengah bagi kepala daerah untuk menjalankan masa pemerintahannya.

Secara umum, dokumen ini berisi tentang kebijakan pembangunan, baik visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan, beserta target dari indikator sasaran pokok yang ingin dicapai.

Berdasarkan Permendagri nomor 86 tahun 2017, Pasal 31 (ayat 1) menyatakan, bahwa Musrenbang RPJPD dilaksanakan untuk membahas rancangan penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD.

Karenanya, Musrenbang mempunyai kedudukan dan fungsi penting, strategis dan mengoptimalkan proses perencanaan pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan konsistensi, sinkronisasi kebijakan, pencapaian tujuan, sasaran, program dan kegiatan dalam implementasi pelaksanaan kebijakan di lapangan.

“Dalam rangka penyempurnaan dokumen tersebut, pelaksaan Musrenbang ini penting untuk dilaksanakan. Sebagai kepentingan pemangku aspirasi dan penyampaian masyarakat dalam proses penyusunan perubahan RPJPD yang berkualitas”.

Lebih lanjut kata Sri, dokumen perubahan RPJPD ini nantinya akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun RPJMD tahap IV atau priode 2021-2025 untuk periode 5 tahun mendatang.

Menurutnya, ada sejumlah permasalahan pokok yang harus dibahas, meliputi : Belum optimal perwujudan kehidupan masyarakat yang berkualitas, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Belum optimalnya kemandirian perekonomian daerah, Degradasi lingkungan hidup, Belum meratanya infrastruktur Pembangunan berkualitas, Belum terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Permasalahan lain terkait rendahnya kualitas dan daya saing SDM, Rendahnya kualitas dan daya saing SDM, Belum maksimalnya pengembangan ekonomi kerakyatan, Tingginya potensi ancaman kerusakan lingkungan, Minimnya pemerataan dan integrasi jaringan infrastruktur dasar dan Belum optimalnya implementasi reformasi birokrasi.

Musrenbang ini dihelat untuk mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan pembangunan. Sebagai bahan penyusunan terhadap perubahan RPJPD Kabupaten Natuna tahun 2005-2025.

Tujuannya untuk mempertajam permasalahan, isu strategis, arah kebijakan dan sasaran pokok yang mengarah kepada perwujudan visi dan misi RPJPD.

Disamping itu, untuk menyelaraskan kebijakan periode pembangunan lima tahun lalu atau masa sekarang.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna di hadiri Ketua DPRD Andes Putra, Asisten Bupati, Kepala OPD, Bagus Agung Herbowo dari Dirjen Bangda Kemendagri dan Prof.Dr.Ir.H.Syarifuddin Kadir, M.Si bertindak sebagai narasumber dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Natuna

To Top