Connect with us

Spesialis Pencongkel Jok Motor Jembatan Dompak Akhir Diringkus

Tanjungpinang

Spesialis Pencongkel Jok Motor Jembatan Dompak Akhir Diringkus

Tanjungpinang, Suara Kepri.com – Akhirnya spesialis pencongkel jok motor milik pengendara yang berolahraga di Jembatan HM Sani Dompak, diringkus Kepolisian Resort (Polres) Kota Tanjungpinang.

Bertempat di lobi Polres Tanjungpinang dilaksanakan Konferensi Pers Tindak Pidana Pencurian yang dipimpin oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali, MH dan PS. Kasubbag Humas Iptu G. Suratman, Senin (28/10/2019).

Kejadian ini, dari Keterangan Kapolres Tanjungpinang, AKBP M Iqbal bahwa berawal dari adanya laporan korban, Arisna Dewi yang diterima Polres Tanjungpinang.

“Dari keterangan korban, bahwa dirinya telah kehilangan barang berharga dari jok motornya,” ujar Iqbal.

Lanjutnya, dari kronologis kejadian, korban pada hari minggu tanggal 22 September 2019 tiba di jembatan Dompak depan Mall Ramayana Tanjungpinang bermaksud melaksanakan olah raga lari pagi.

“Korban pun meletakkan barang berharga miliknya di dalam jok sepeda motornya untuk kemudian melaksanakan olahraga lari. Sekembalinya dari berolah raga korban pun membuka jok untuk mengambil barangnya namun barang tersebut sudah tidak ada,” jelasnya.

Adapun barang berharga milik korban yang hilang dari dalam jok motornya seperti 1 unit HP merk I Phone 5S warna silver, 1 unit HP merk Oppo A83 warna putih, 1 unit HP merk Redmi Note 7 warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 780 ribu.

Merespon hal tersebut, jajaran Sat Reskrim Polres Tanjungpinang langsung bergerak melakukan pencarian dan pengungkapan.

“Dimulai dengan melacak keberadaan HP milik korban, kemudian pada tanggal 15 Oktober 2019 diketahui bahwa HP tersebut telah dijual kepada seorang laki-laki berinisial AF Als IJ,” tegasnya.

Selanjutnya pada tanggal 23 Oktober 2019 diamankan kembali seorang perempuan berinisial ASH Als ME dan seorang laki-laki berinisial DE yang juga merupakan penadah HP curian tersebut.

“Berdasarkan hal tersebut, kemudian dilakukan pengembangan dan pada tanggal 24 Oktober 2019 jajaran Sat Reskrim Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan 2 orang laki-laki berinisial ESD dan BRM yang merupakan pelaku pencurian di dalam jok sepeda motor milik korban, Arisna Dewi,” tambahnya.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si menyampaikan bahwa atas perbuatannya, ESD dan BRM terbukti melanggar pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara untuk AF, ASH, dan DE yang merupakan penadah barang curian tersebut dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Kapolres Tanjungpinang juga menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang agar senantiasa menjaga diri dan barang berharga dengan baik.

“Hindari meletakkan barang berharga di dalam dan di bawah jok sepeda motor karena tidak sulit bagi seseorang untuk mengambil atau mencurinya, dan selalu waspada terhadap segala sesuatu di lingkungan sekitar,” pintanya.

Kejahatan terjadi karena adanya niat dari pelaku kejahatan dan kesempatan yang terbuka untuk melakukan kejahatan tersebut.

“Jangan sampai niat pelaku kejahatan semakin dipermudah dengan kesempatan yang tanpa sengaja kita berikan kepada para pelaku kejahatan seperti kelalaian dan kekurangwaspadaan dalam menjaga dan mengamankan diri serta barang berharga milik kita,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top