Connect with us

Surat Keputusan Partai Gerindra Paslon Syahrul-Rahma Beredar di Medsos

Tanjungpinang

Surat Keputusan Partai Gerindra Paslon Syahrul-Rahma Beredar di Medsos

Tanjungpinang, suarakepri.com – Surat Keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra beredar di Media Sosial (Medsos) Facebook, pada hari Rabu (3/01).

Surat bernomor 12-543/B.1-KWK/DPP-Gerindra/2017 ini sangat terlihat terkait keputusan untuk mengusung nama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang mengusung nama Syahrul-Rahma.

Surat DPP Gerindra ini dibuat tanggal 29 Desember 2017 dan ditandatangani langsung oleh Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum serta Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jendral.

Rahma yang notabene merupakan politisi PDI Perjuangan pun dinilai penghianat.

Ia sendiri duduk sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang periode 2014-2019.

Statement ini tercantum di akun Facebook Adit Anak Pinang.

Siapa mengkhianati siapa?
Siapa menzholimi siapa?

Ketika membuka facebook, gambar ini pertama yang mengisi beranda facebookku. Aku mencoba mencari informasi dan ternyata benar memang dia orangnya.

Seseorang yang pernah maju sebagai calon anggota DPRD tetapi gagal. Namun pada 2014 yang lalu diberikan kepercayaan mewakili PDIP maju sebagai calon anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Dibina dan dibesarkan oleh Bapak Lis Darmansyah sehingga berhasil duduk sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Ntah apa yang ada dalam benaknya sehingga namanya bisa muncul sebagai calon yang akan menantang orang yang pernah membina dan membesarkannya. Apakah karena ambisi atas sebuah kekuasaan? Atau karena merasa dengan uang semua mampu ia dapatkan?

Di lain sisi, ada mantan guru yang pada saat itu dengan segala keterbatasannya diajak bersama sama membangun Tanjungpinang. Alhamdulillah dia berhasil duduk di singgasana sebagai wakil walikota walaupun pada saat itu dirinya sempat ditolak oleh partai yang saat ini mendukungnya. Cukup banyak perubahan drastis yang beliau dapatkan dengan menjadi wakil walikota, dan semua itu tidak terlepas dari semangat dan keyakinan Bapak Lis Darmansyah pada saat itu yang bersikukuh mempertahankan beliau untuk tetap menjadi calon wakil walikota sehingga berhasil menjadi wakil walikota.

Saat ini, semuanya terkesan seolah tidak pernah ada dan terjadi begitu saja. Sebagai masyarakat biasa yang tidak begitu memahami politik, aku agak alergi dengan tontonan yang sedang dipertontonkan ke publik seperti ini.

Sebegitu indahkah kekuasaan sehingga diperlukan adanya pengkhianatan dan pengingkaran ?

Begitulah bunyi dari statement dari Adit Anak Pinang terhadap surat dari DPP Gerindra ini.

Sementara rekan sejawat Rahma sesama PDI Perjuangan menanggapi santai atas ada surat ini.

“Semangat,” ujar Dyah Tyara.

Sementara Pramono juga mengungkapkan cukup prihatin.

“Sebagai teman dekat, saya cukup prihatin,” ungkap Pramono.

Penulis : Agus

[sk]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Tanjungpinang

To Top