Connect with us

SuaraKepri.com

Zuhardi Pertanyakan Prosuder DPMPTSP Kepri Keluarkan Izin Perkebunan Kelapa Sawit di Lingga

Lingga

Zuhardi Pertanyakan Prosuder DPMPTSP Kepri Keluarkan Izin Perkebunan Kelapa Sawit di Lingga

Lingga, SuaraKepri.com – Terkait penerbitan izin lingkungan perkebunan kelapa sawit oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepulauan Riau (Kepri) seluas 13.561,55 Hektare, rupanya memancing reaksi dari Bupati Lingga dan beberapa element masyarakat. Rabu (05/08/20).

Bahkan reaksi itu dilontarkan Bupati Lingga begitu keras dengan menyebut mensinyalir adanya permainan “kongkalikong” dibalik penerbitan izin lingkungan perkebunan kelapa sawit atas nama PT. Citra Sugi Aditya (CSA) Nomor : 1732/KPTS-18/V/2019, tanggal 6 Mei 2019 tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Lingga Zuhardi rupanya bernada sama dengan Bupati Lingga, ia mempertanyakan dasar dan alasan DPMPTSP Kepri bisa mengeluarkan izin perkebunan kelapa sawit di Bunda Tanah Melayu hingga berpuluh-puluh hektar.

“Saya selaku Tokoh Masyarakat dan Putra tempatan Desa Belungkur mempertanyakan kenapa sampai berani DPMPTSP Kepri mengeluarkan izin itu untuk masalah sawit, apakah sudah sesuai dengan prosuder sebenarnya,” kata Zuhardi kepada Suarakepri.com.

Karna menurut Zuhardi jika penerbittan izin itu tidak berdasarkan prosuder, nantinya akan menimbulkan gejolak dibawah, sebab sampai hari ini tambah dia pihak perusahaan belum ada melakukan sosialisasikan kepada masyarakat tentang manfaat atau pun monadarat perkebunan kelapa sawit.

“Jangan sampai menjadi gejolak di bawah masyarakat, karna sebagian bahkan kalau menurut informasih, belum semuanya pihak pihak perusahaan itu mensosialisasikan kepada kampung manfaat dan monadarat nya masalah kelapa sawit ini,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan kepada DPMPTSP Kepri, jika hal ini menimbulkan gejolak di bawah, maka ia bersama elemen masyarakat Lingga akan membuat gelombang gerakkan besar besaran di Provinsi.

“Saya yakinkan itu saya yang akan memimpin gerakan itu, saya yang membawa masyarakat untuk mempertanyakan hak mereka mengeluarkan masalah perizinan ini,” tegas dia.

Bahkan Zuhardi yakinkan dirinya akan mendatangi DPMPTSP Provinsi Kepri terkait keluarnya izin masalah sawit tidak hanya itu, dengan nada tegas ia mengatakan jika DPMPTSP sudah berani menerbitkan atau mengeluarkan izin tersebut maka ia rasa DPMPTSP juga siap untuk bertanggung jawab jika masyarakat
hadir ke kantor DPMPTSP, DPRD Kepri dan Gubernur Kepri.

“Kita tunggu saja lah pada waktu yang pas dan tepatnya, Terserah DPMPTSP mau sambut baik atau buruk kami akan datang bersama sama, saya yakinkan ini akan saya bawa perwakilan masyarakat khususnya, baik dari desa se-Kecamatan Lingga Utara dan Lingga Timur, akan saya datangkan kantor DPMPTSP dan kantor Gubernur Kepri akan aku datangi itu,” tambahnya.

Untuk itu, Zuhardi menekankan sebagai anak daerah dan putra tempatan, dirinya tidak perna bermaksud menghalangi atau mengekang investasi di Kabupaten Lingga atau di Provinsi Kepri, namun sebagai tokoh masyarakat dan warga negara Indonesia ia dan masyarakat lainnya berhak mendapatkan informasih sejelas jelasnya tentang investasi yang ada di daerah.

“Sehingga kami tidak menduga duga yang yang buruk kepada aparat Pemrov, artinya saya tidak menghambat pihak perusahaan mana pun, tapi kita minta juga prosuder kejelasan dari pihak perusahaan terkait kelapa sawit ini, jangan seolah olah mengangkangi kami,” pungkasnya.

Penulis : Febrian S.r

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di topik Lingga

To Top