TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com –
Kabut asap di Kota Tanjungpinang kian menebal dan sudah dikategorikan tidak sehat untuk masyarakat umum.
Kondisi ini terpantau sejak beberapa hari belakangan, dan semakin menebal hingga hari ini, Kamis 8 Oktober 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan bahwa kualitas udara di Kota Tanjungpinang dikategorikan sudah tidak sehat untuk umum.
Pernyataan itu disampaikan Rustam berdasarkan data dari aplikasi pemantau cuaca dan kondisi udara (Weather channe).
Menurut Rustam aplikasi Weather Channe merupakan aplikasi pemantau kondisi cuaca dan udara yang cukup akurat dan cukup sering digunakan saat ini.
Dari data aplikasi tersebut diketahui bahwa PM2.5 perhari ini berada diangka 161, atau tidak sehat untuk semua orang.
“Kondisi hari ini dan semalam sama-sama kategori tidak sehat, dilihat dari aplikasi Weather Channe,” ucap Rustam, Kamis (08/10/2026).
Dari angka tersebut Rustam mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, gedung atau bangunan.
Ia juga meminta masyarakat yang sering melakukan aktivitas berat yang menguras energi, seperti berolahraga dan bekerja di luar untuk dapat menguranginya saat ini.
“Jika terpaksa gunakan masker. Namun untuk orang-orang kelompok rentan seperti orang dengan penyakit kronis, lansia dan anak-anak perlu lebih diwaspadai lagi,” pungkas Rustam.
Untuk diketahui, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan sendiri telah mengeluarkan surat edaran bagi siswa siswi SD maupun SMP untuk belajar dari rumah (daring).
Penulis : Angga

Comment