Terkait Demo Penolakan Kenaikan Harga BBM

TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Gerakan Aktifis dan Masyarakat (Gama) Kepri melakukan aksi demo di depan Gedung Daerah Tanjungpinang, Tepi Laut, pada hari Jumat siang (21/11). Mereka bergerak dari Kacapuri dan Mesjid Raya, seusai sholat Jumat langsung menuju Gedung Daerah untuk menuntut atau menolak kenaikan harga BBM.
Gama Kepri yang terdiri dari PMII, SPMI, KAMMI, HMI, GMNI,GMKI GEMA PEMBEBASAN, JARI, GAM KEPRI, FAKTA dan beberapa organisasi kedaerahan lainnya mendapat penjagaan ketat dari Kepolisian dan Satpol PP.
“Saat ini kita harus bersatu menolak kebijakan tersebut sangat sengsarakan rakyat. Dengan aksi ini adalah sebagai bukti untuk kita menolak kenaikan harga BBM,” ujar salah seorang mahasiswa di sela-sela demo.
Koordinator lapangan, Sahrizal meminta dari pihak Kepolisian dan Satpol PP dapat mempertemukan mereka dengan Gubernur Kepri.

“Kami ingin bertemu agar bisa menyampaikan pernyataan sikap mereka kepada HM Sani selaku Gubernur Kepri,” ujarnya.
Para pendemo pun sempat melakukan aksi bakar ban di depan Gedung Daerah. Pihak keamanan dari Kepolisian anti huru hara langsung melakukan pemadaman api. Aksi tolak menolak antara pendemo dan kepolisian sempat terjadi dalam aksi demo tersebut.
Hampi empat jam para p[endemo melakukan aksi mereka. Keinginan mereka untuk bertemu Gubernur Kepri ternyata sia-sia, sebab saat melakukan aksi, Gubernur Kepri HM Sani berada di luar kota.
Pendemo pun akhirnya membubarkan diri pada sore harinya. Mereka pun berjanji akan melakukan aksi yang sama hingga dapat bertemu dengan Gubernur Kepri. (Ak47)
[sk]

Comment